www.bisnistoday.co.id
Kamis , 2 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Perbaikan Jalan Ruas Pemalang–Pekalongan Dikebut dan Tuntas Sebelum Lebaran
Ekonomi & Bisnis

Perbaikan Jalan Ruas Pemalang–Pekalongan Dikebut dan Tuntas Sebelum Lebaran

Menteri PU
MENTERI PU, Dody Hanggodo di Pemalang./
Social Media

PEMALANG, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pekerjaan preservasi pada ruas Jalan Nasional Pemalang–Pekalongan guna memastikan kondisi jalan mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat menjelang periode mudik Lebaran 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa ruas tersebut merupakan bagian penting dari koridor strategis Pantura dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, sehingga harus dipastikan siap sebelum puncak arus mudik.

“Ruas Pemalang–Pekalongan ini harus dipastikan dalam kondisi mantap dan aman dilalui masyarakat sebelum Lebaran. Percepatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang andal, khususnya pada jalur dengan mobilitas tinggi seperti Pantura,” kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau lokasi pada Sabtu (28/2).

Pekerjaan preservasi mencakup sejumlah segmen prioritas yang difokuskan pada perbaikan struktur perkerasan jalan untuk meningkatkan daya tahan serta kenyamanan berkendara. Beberapa titik strategis menjadi prioritas penyelesaian sebelum Lebaran agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta Moch Iqbal Tamher menyampaikan bahwa progres fisik pekerjaan hingga saat ini telah mencapai 78,89%, melampaui target rencana sebesar 37,66%.

“Progres fisik secara keseluruhan hingga saat ini telah mencapai 78,89%, lebih tinggi dari target rencana yang sebesar 37,66%,” kata Iqbal Tamher.

Metode penanganan dilakukan melalui dua tipe pekerjaan. Tipe pertama dilakukan tanpa pembongkaran perkerasan eksisting, dengan penambahan konstruksi baru berupa AC-BC tebal minimum 3 cm dan beton mutu fs’45 tebal 31 cm dengan waktu pengerasan 3–7 hari.

Sementara itu, tipe kedua dilakukan melalui pembongkaran perkerasan eksisting, dilanjutkan dengan pekerjaan agregat Kelas A tebal 20 cm, beton kurus tebal 10 cm, dan beton fs’45 tebal 31 cm dengan masa pengerasan 3–7 hari guna memperkuat struktur jalan secara menyeluruh.

Selain pekerjaan rekonstruksi, preservasi juga mencakup pemeliharaan rutin berupa perbaikan campuran aspal panas serta pengendalian vegetasi di sepanjang ruas untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

emasku
Ekonomi & Bisnis

HPE dan HR Emas Turun Seiring Pelemahan Harga Emas Global

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga...

Pabrik Sanken
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

PMI Anjlok, Pemerintah Berikan Stimulus Penurunan Harga Gas Tertentu Untuk Industri

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian fokus pada kebijakan strategis guna menjaga daya...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pengemudi Ojol Roda Dua Resmi Berstatus Pelaku Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday – Mulai 1 Juli 2026 pengemudi ojek online (ojol) roda...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Agrinas Palma Gandeng Pertamina Power, Reaktivasi Biodiesel dan Bangun Pabrik Bioetanol

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) gandeng PT Pertamina Power...