www.bisnistoday.co.id
Rabu , 29 April 2026
Home HEADLINE NEWS Dihadapan Kabinet dan BUMN, Presiden Prabowo Ingatkan Jaga Persatuan Bangsa
HEADLINE NEWS

Dihadapan Kabinet dan BUMN, Presiden Prabowo Ingatkan Jaga Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo
PRESIDEN Prabowo Subianto di Istana Negara./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Melalui rapat kabinet yang juga diiukuti oleh jajaran Eselon I Kementerian serta Pimpinan BUMN, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Indonesia sebagai negara besar haurs berdiri diatas hukum, konstitusi dan UU 1945. Pentingnya penegakan hukum, konstitusi maupun consensus kebangsaan sebagai fondasi utama kerukunan bangsa.

Hal tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto dalam acara raker pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.“Tidak ada negara tanpa hukum, tidak ada negara tanpa undang-undang dasar, tanpa konstitusi. Tanpa undang-undang dasar, tidak ada negara, yang ada adalah kekuatan rimba, hukum rimba, hukum senjata, dan rakyat kita tidak menghendaki itu,” tegas Presiden Prabowo.

Prabowo Subianto menegaskan, betapa pentingnya peran seluruh unsur penegakan hukum untuk bekerja keras sesuai kesepakatan dan consensus nasional. Setidaknya dua, consensus besar sejarah perjuangan bangsa yakni lahirnya Sumpah Pemuda 1928 dan UUD 1945 silam.

“Konsensus itu adalah kesepakatan, kesepakatan kita yang besar. Kesepakatan kita yang cemerlang adalah dua kali dalam sejarah 1928 Sumpah Pemuda, satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, konsensus besar, kita tidak mau dipecah-pecah di kotak-kotak,” urainya.

Bagi Presiden Prabowo, Sumpah Pemuda merupakan tonggak penting yang menyatukan bangsa Indonesia di atas keberagaman. Para pendiri bangsa, telah menunjukkan kebesaran jiwa dengan memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, meskipun bukan berasal dari kelompok mayoritas.

“Kita pilih bahasa sebuah suku yang sangat kecil di Sumatra, dari Riau, daerah situlah, bahasa Melayu jadi bahasa kebangsaan dan rakyat mayoritas menerima. Kita sekarang punya bahasa persatuan. Dari Sabang sampai Merauke, di mana-mana berbahasa Indonesia,” papar Presiden.

Prinsip Mendasar UUD 1945

Menurut Presiden Prabowo, konsensus kedua yang tidak kalah penting adalah perumusan konstitusi pada tahun 1945, yang menetapkan Indonesia sebagai negara dengan ideologi Pancasila. Kepala Negara menekankan bahwa Pancasila menjadi dasar dalam membangun negara yang menghormati keberagaman agama dan tidak mengutamakan satu golongan tertentu.

“Kondisi seperti ini, kita selalu berpegang teguh kepada konsensus-konsensus besar. Kita telah memilih bernegara secara demokrasi. Demokrasi, kedaulatan di tangan rakyat,” ujar Presiden Prabowo.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

HEADLINE NEWSNasional

Menhub Dudy Buka Kembali Stasiun Bekasi Timur Pasca Kecelakaan Kereta KRL

BEKASI, Bisnistoday – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan, pemerintah menekankan aspek keselamatan...

Kemiskinan
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Rakyat Kelaparan, APKLI Perjuangan Inisiasi Gerakan Nasional Saweran Rakyat Kecil

JAKARTA, Bisnistoday – Terpuruknya perekonomian nasional, mendorong elemen masyarakat yang tergabung dalam...

Presiden AS
GLOBALHEADLINE NEWSKawasan Global

Trump Mengaku Sebagai Sasaran Insiden Penembakan di Acara Makan Malam

JAKARTA, Bisnistoday – Insiden penembakan terjadi di dekat sebuah hotel di Washington...

Gedung BEI
BursaHEADLINE NEWS

Mirae Asset Sekuritas: Reformasi Pasar Modal Jadi Penentu di Tengah Tekanan MSCI

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan setelah Morgan Stanley...