JAKARTA, Bisnistoday – Kepemimpinan perusahaan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) memperoleh pengakuan melalui Indonesia Best 50 CEO Awards 2026 yang diberikan kepada Iskandar Ezzahuddin, Presiden Direktur Prudential Syariah.
Iskandar Ezzahuddin, Presiden Direktur Prudential Syariah mengatakan, penghargaan ini mencerminkan dedikasi dan komitmen seluruh tim Prudential Syariah dalam menjaga kepercayaan serta terus berinovasi sesuai kebutuhan peserta.
“Kami memandang capaian ini sebagai dorongan untuk terus menghadirkan solusi perlindungan berbasis syariah yang relevan dan komprehensif untuk kebutuhan keluarga Indonesia yang terus berkembang,” ujarnya di Jakarta, Kamis (22/4)
Di bawah kepemimpinannya, sepanjang 2025 Prudential Syariah telah membukukan pertumbuhan aset yang meningkat lebih dari 20% dari 6,6 triliun rupian pada 2024 menjadi sekitar 8 triliun rupiah pada 2025. Pencapaian ini mencerminkan pengelolaan bisnis yang disiplin, didukung strategi pertumbuhan yang terarah dan berkelanjutan di tengah tantangan industri.
Berita Terkait: Industri Asuransi Jiwa Tumbuh Stabil, 168 Juta Masyarakat Indonesia Terlindungi
“Kami juga berfokus pada penguatan human capital sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang. Prudential Syariah secara konsisten mengembangkan kapabilitas tenaga pemasar dan karyawan melalui berbagai program pelatihan, penguatan budaya perusahaan yang berorientasi pada integritas dan kolaborasi, serta inisiatif pengembangan talenta untuk memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika industri ke depan,” papar Iskandar.
Saat ini, kanal agency Prudential Syariah didukung oleh lebih dari 60.000 tenaga pemasar profesional, sementara kanal bancassurance dijalankan melalui kemitraan strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memiliki akses ke lebih dari 21 juta nasabah di seluruh Indonesia.
Sejalan dengan prinsip tolong-menolong (ta’awun), Prudential Syariah juga terus memenuhi dan menjaga amanah para peserta. Sepanjang 2025, perusahaan telah menyalurkan santunan klaim sebesar Rp2,2 triliun mencakup manfaat asuransi jiwa, kesehatan, hingga penyakit kritis, sebagai bentuk perlindungan nyata membantu keluarga Indonesia dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.
“Ke depannya, kami akan terus berfokus pada pengembangan produk dan layanan yang memperkuat ketahanan finansial peserta melalui prinsip-prinsip syariah, sekaligus memperluas kontribusi kami bagi pertumbuhan industri asuransi syariah di Indonesia untuk menghadirkan dampak yang berkelanjutan bagi keluarga Indonesia,” lanjut Iskandar/.E2



