BANDUNG, Bisnistoday – Transformasi digital di sektor perbankan tidak hanya mengubah cara masyarakat bertransaksi, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk ikut beradaptasi dengan ekosistem usaha yang semakin digital.
Di tengah perubahan tersebut, Rumah BUMN Bandung hadir sebagai ruang pendampingan bagi UMKM agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkan layanan keuangan digital secara optimal.
Koordinator Rumah BUMN Bandung, Rani Parindra, mengatakan Rumah BUMN merupakan bagian dari program CSR Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang fokus mendampingi UMKM binaan agar dapat naik kelas melalui berbagai pelatihan gratis.
“Kalau di cabang atau unit BRI melayani nasabah umum, di Rumah BUMN kami fokus mendampingi UMKM melalui berbagai pelatihan sesuai kebutuhan mereka,” ujar Rani, kepada Bisnis Today, Senin (18/5).
Menurutnya, tantangan terbesar UMKM saat ini adalah digitalisasi, khususnya dalam penggunaan media sosial, marketplace, hingga sistem pembayaran non-tunai.
Banyak pelaku usaha memiliki produk berkualitas, namun masih mengandalkan pemasaran offline atau promosi dari mulut ke mulut.
Karena itu, Rumah BUMN BRI Bandung rutin menggelar berbagai kelas pelatihan, mulai dari digital marketing, pembuatan konten, penggunaan marketplace seperti Shopee dan Tokopedia, hingga pencatatan keuangan digital.
“Digitalisasi sangat penting bagi UMKM. Produk bagus juga harus dipasarkan dengan baik lewat media sosial dan marketplace supaya lebih dikenal masyarakat,” katanya.
Selain pemasaran digital, adopsi sistem pembayaran cashless juga menjadi perhatian. Rani menyebut penggunaan QRIS di kalangan UMKM binaan terus meningkat.Bahkan sebagian besar proses pembuatan QRIS difasilitasi langsung melalui Rumah BUMN Bandung.
Menurutnya, setelah mengikuti pelatihan, banyak UMKM langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dalam operasional usaha sehari-hari.
Antusiasme peserta juga terlihat dari tingginya minat terhadap program business coaching dan business matching yang memungkinkan konsultasi lebih personal terkait pengembangan produk maupun strategi pemasaran.
Rumah BUMN BRI Bandung sendiri berdiri sejak 2017 dan kini telah memiliki sekitar 14 ribu UMKM binaan.Pelatihan digelar rutin setiap minggu, baik secara langsung maupun daring melalui Zoom.
Rani berharap UMKM di Jawa Barat dapat terus berkembang hingga menembus pasar ekspor melalui pemanfaatan teknologi digital dan layanan perbankan modern.
“Kalau UMKM tidak mengikuti perkembangan zaman, mereka akan tertinggal dari pesaingnya. Karena itu kami ingin membantu mereka agar semakin siap masuk ke ekosistem digital,” ujarnya.Untuk informasi pelatihan, dapat langsung diakses melalui instagram @rumahbumn.bandung. Tertarik bergabung?/








































