JAKARTA,Bisnistoday – Pada Piala Dunia 2026 yang diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, FIFA memberlakukan aturan jeda hidrasi di setiap pertandingan. Aturan ini memberikan kesempatan bagi para pemain dan wasit beristirahat selama tiga menit di pertengahan masing-masing babak.
Selain untuk mencegah dehidrasi dan kelelahan ekstrem, aturan ini memberi kesempatan kepada pelatih untuk mengubah formasi dan mengatur strategi baru di lapangan. Pada turnamen-turnamen sebelumnya, aturan ini hanya opsional berdasarkan pengaturan indeks suhu, namun FIFA kini memberlakukannya di setiap pertandingan tanpa kmemandang suhu atau pun stadion beratap yang dilengkapi pendingin udara.
Banyak yang mengkritik aturan ini, termasuk para pemain. Bek Belanda, Virgil Van Dijk, salah satu di antaranya. “Jika cuacanya sangat panas, tentu saja akan lebih baik untuk memberikan jeda minum. Tapi, menurut saya, kita harus mempertimbangkannya di setiap pertandingan secara terpisah.”
Sebaliknya, Youri Tielemans dari Belgia, termasuk yang setuju. Dia bilang jeda hidrasi ini bisa berlaku dua arah. “Di beberapa kota, cuacanya tidak terlalu panas, dan mungkin kita tidak perlu melakukannya. Tetapi, pada akhirnya, jika Anda memberlakukannya di beberapa kota, Anda harus melakukannya untuk semuanya.”
Baca juga: Piala Dunia 2026 Dianggap lebih Agresif dan Menghibur
Komentar Tielemans sejalan dengan alasan FIFA. “Tidak akan ada kondisi cuaca atau suhu tertentu, jeda hindrasi ditentukan oleh wasit di semua pertandingan, untuk memastikan kondisi yang sama bagi semua tim, di semua pertandingan,” kata FIFA .
Menurut pakar cuaca Everton Fox, dari segi cuaca, sejauh ini sangat sedikit pertandingan yang benar-benar memenuhi persyaratan untuk membutuhkan jeda hidrasi.
“New York, California, dan Miami, serta stadion-stadion di Meksiko, sudah cukup panas, tetapi tidak ada alasan untuk memberlakukan aturan ini di stadion ber-AC seperti Dallas, Houston, Atlanta, atau Vancouver,” kata ahli meteorologi senior itu kepada Al Jazeera.
“Saya tahu FIFA mengklaim telah menerapkan ini di semua pertandingan untuk menjaga konsistensi, tetapi sulit untuk melihatnya sebagai sesuatu selain usaha komersial yang bernilai jutaan dolar dalam iklan untuk saluran TV AS, jika bukan miliaran dolar, secara global.”
Hidrasi atau jeda iklan?
Banyak yang menyebut aturan jeda selama tiga menit ini cuma akal-akalan FIFA untuk meraup keuntungan komersial.
Laporan BBC Sport pekan lalu mengungkapkan slot iklan Piala Dunia selama 30 detik di tayangan Fox Sports berharga antara US$200.000 dan US$300.000, dan dapat mencapai US$750.000. “Di AS saja, iklan selama jeda hidrasi dapat menghasilkan lebih dari US$250 juta,” tambah laporan tersebut.
Bek kanan Kanada, Alistair Johnston, mengamini apa yang telah dikritik oleh banyak orang “Ini mungkin menghasilkan lebih banyak uang untuk FIFA. Istirahat minum berubah menjadi jeda iklan,” kata pemain berusia 28 tahun itu, menjelang pertandingan dalam melawan Qatar pada Jumat lalu. //






































