www.bisnistoday.co.id
Kamis , 30 April 2026
Home EKONOMI Untuk Wujudkan Ekonomi Biru, Menteri KKP Minta Peran IPTEK Diperkuat
EKONOMI

Untuk Wujudkan Ekonomi Biru, Menteri KKP Minta Peran IPTEK Diperkuat

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, Selasa (10/8)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menegaskan peran riset dan inovasi teknologi sangat penting dalam upaya membangun sektor kelautan sehingga perikanan Indonesia menjadi lebih modern dan produktif. Untuk itu dia meminta jajarannya di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat peran keduanya.

“Riset dan inovasi teknologi memegang peranan penting dalam mewujudkan ekonomi biru sebagai agenda prioritas kelautan dan perikanan melalui pengelolaan sumber daya alam Indonesia yang terukur dan seimbang antara ekologi dan ekonomi,” ujarnya dalam tayangan video peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, Selasa (10/8).

 Penguatan riset dan penerapan teknologi secara masif, sambung Trenggono, juga mampu mendongkrak jumlah dan kualitas produksi kelautan dan perikanan dengan tetap menjaga lingkungan lestari.

Menurut Trenggono, salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk memperkuat riset maupun inovasi teknologi di bidang kelautan dan perikanan adalah melalui kolaborasi intensif dengan lembaga maupun instansi lainnya.

“Saya berharap kolaborasi intensif akan menghasilkan teknologi tepat guna yang tepat sasaran, up to date, dan memberikan manfaat, sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat kelautan dan perikanan,” tandasnya.

Sementara itu, KKP sebagai ‘tangan’ pemerintah yang mengurusi sektor kelautan dan perikanan sudah menelurkan beragam inovasi, baik di bidang perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengawasan hingga menjaga kelestarian ikan-ikan endemik.

Plt Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP, Kusdiantoro mengatakan, riset dan inovasi tersebut dilakukan untuk mendukung tiga terobosan yang menjadi program prioritas KKP.

Pertama, peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sumber daya alam perikanan tangkap untuk peningkatan kesejahteraan nelayan. Kedua, Pengembangan perikanan budidaya untuk peningkatan ekspor didukung riset kelautan dan perikanan.

Ketiga, pembangunan kampung-kampung perikanan air tawar, air payau dan air laut berbasis kearifan lokal.

Dari sekian banyak hasil riset dan inovasi yang dihasilkan oleh KKP, tiga diantaranya adalah Barata, kincir air tambak hemat energi dan ramah lingkungan, dan Speectra.

Kusdiantoro menjelaskan, Barata atau Bali Radar Ground Receiving Station merupakan radar canggih yang dioperasikan oleh Balai Riset dan Observasi Laut (BROL), Jembrana. Dengan teknologi ini, KKP mampu mendeteksi praktik Illegal, Unreported, Unregulated (IUU) Fishing dan tumpahan minyak di wilayah perairan Indonesia, termasuk area Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).

“Nantinya kemampuannya akan ditingkatkan sampai pada pemantauan stok ikan, kondisi terumbu karang, kawasan budidaya udang dan rumput laut, hingga area pesisir yang rentan,” tambahnya.

Selanjutnya, Kincir Air Tambak Hemat Energi dan Ramah Lingkungan merupakan salah satu sarana budidaya perikanan yang memiliki peran sangat penting dalam menciptakan kondisi agar terjadi keseimbangan ekosistem perairan tambak.

“Kincir air berperan dalam menyuplai oksigen perairan tambak dan membantu dalam proses pemupukan dan pencampuran karakteristik air tambak lapisan atas dan bawah. Pengoperasian kincir air juga membantu dalam membersihkan kotoran-kotoran yang ada di dasar tambak sehingga menstabilkan kualitas air,” paparnya.

Sedangkan Speectra merupakan model pengelolaan perikanan dengan memanfaatkan rawa banjiran yang sudah dimodifkasi menjadi ekosistem rehabilitasi.

“Perairan rawa banjiran  berfungsi sebagai tempat spawning, nursery dan feeding ground untuk ikan, namun ekosistem ini lebih cepat rusak bahkan hilang,” katanya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Sinergi Pengembangan Bioetanol (Dok PTPN)
EKONOMI

PTPN, Pertamina dan Medco Sinergi Kembangkan Bioetanol

JAKARTA, Bisnistoday - Holding Perkebunan Nusantara, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (PTPN...

Donald Trump
EKONOMI

Sistem Pengamanan Presiden Donald Trump Dipertanyakan

JAKARTA, Bisnistoday - Sabtu (25/4/2026) lalu pukul 14.00 waktu setempat, Hotel Washington...

EKONOMIJakarta Region

Kecelakaan Kereta KRL dan KA Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

JAKARTA, Bisnistoday- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Siapkan Regulasi Respon Tingginya Biaya Platform Belanja Online

JAKARTA, Bisnis today — Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti tingginya beban biaya...