www.bisnistoday.co.id
Minggu , 23 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Agrinas Palma Bukukan Surplus Operasional Rp2,86 Triliun
Ekonomi & Bisnis

Agrinas Palma Bukukan Surplus Operasional Rp2,86 Triliun

Dirut Agrinas Palma
Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menutup Tahun Buku 2025 dengan kinerja positif. Perseroan mencatat surplus operasional pengelolaan aset perkebunan sebesar Rp2,86 triliun dari pelaksanaan penugasan pengelolaan aset perkebunan negara.

Surplus operasional tersebut merupakan hasil pengelolaan aset perkebunan dalam rangka penugasan pemerintah bukan laba Perseroan.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (APN), Mohammad Abdul Ghani, mengatakan capaian tersebut menjadi tonggak guna memperkuat peran sebagai pengelola aset perkebunan negara yang profesional dan mampu menciptakan nilai tambah.

“Pencapaian ini menjadi fondasi bagi APN untuk terus memperkuat peran sebagai pengelola aset perkebunan negara yang mampu menciptakan nilai tambah sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi negara dan masyarakat,” ujar Abdul Ghani, di Jakarta, melalui keterangan resmi, Kamis (9/7).

Baca juga: Agrinas Palma Pastikan Sistem Pengadaan Menjamin Transparansi

Sementara itu, Agrinas Palma membukukan laba bersih sebesar Rp27,9 miliar dari bisnis jasa konsultan konstruksi yang berasal dari kegiatan usaha korporasi.

Kedua capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan menjalankan dua fungsi secara bersamaan. Di satu sisi, APN menjaga kinerja bisnis dan di  sisi lain, APN mengoptimalkan pengelolaan aset perkebunan negara secara profesional, produktif, dan akuntabel.

Sepanjang 2025, APN mengelola areal perkebunan seluas sekitar 1,7 juta hektare. Seiring bertambahnya penugasan, luas areal yang dikelola kini meningkat menjadi 4,11 juta hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 730 ribu hektare merupakan areal tanaman kelapa sawit (planted area).

Skala pengelolaan tersebut memperkuat posisi APN sebagai salah satu pengelola aset perkebunan terbesar di Indonesia. Luas areal yang dikelola merupakan potensi untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.

Abdul Ghani menjelaskan, transformasi perusahaan tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas. Perseroan juga memastikan pengelolaan perkebunan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

“Transformasi yang kami jalankan berfokus pada pengelolaan perkebunan yang produktif, ramah lingkungan, dan ramah sosial. Kami meyakini bahwa pengelolaan aset yang didukung tata kelola yang baik, penerapan praktik perkebunan berkelanjutan, serta kemitraan yang harmonis dengan masyarakat akan menghasilkan manfaat yang optimal,” kata Abdul Ghani.

Untuk mendukung transformasi tersebut, APN terus menjalankan berbagai program strategis. Program tersebut meliputi penguatan legalitas aset, pengamanan perusahaan, penyempurnaan tata kelola procurement dan komersial, serta penguatan organisasi dan kapabilitas sumber daya manusia.

 

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Java Kopi
Ekonomi & Bisnis

Ekspor Kopi Jawa Barat Senilai Rp2,64 Miliar Dilepas Menuju ke Inggris

BANDUNG, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyaksikan pelepasan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Usaha Pengrajin Lurik Prasojo

JAKARTA, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi berkomitmen terus meningkatkan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Anugerahkan Koperasi Award kepada Gen Z hingga Tokoh Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menganugerahkan Koperasi Award kepada sejumlah tokoh...

Angkutan Barang
Ekonomi & Bisnis

PT Tristar Transindo Siapkan Motor Carrier dan Car Carrier Solusi Distribusi Kendaraan Pelanggan

/JAKARTA, Bisnistoday - Perjalanan sepeda motor dan mobil baru dimulai saat kendaraan...