www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 25 April 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Analisis INDEF: Capres Anies Disorot dan Ganjar Banyak Dipuji
Politik & Keamanan

Analisis INDEF: Capres Anies Disorot dan Ganjar Banyak Dipuji

DEBAT CAPRES
ILUSTRASI Debat Para Kandidat dalam Debat ke III, baru-baru ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – INDEF melakukan riset yang didukung dengan data analyst Continum INDEF terhadap kegiatan Debat Capres yang berlangsung Minggu (7/1). Dalam analisis ini, terlihat bahwa ketiga pasaran mendapat respon cukup banyak dari nitizen. Nitizen menilai bahwa banyak serangan dilontarkan Capres 1 ke Capres 2 serta Capres 3 memilih memanfaatkanya dengan positif tertinggi.

“Untuk Anies, perbincangan positif lebih banyak melihat Anies sebagai pribadi yang cerdas (67,9%), mampu membawa perubahan Indonesia dan penjelasannya tenang serta berbobot. Tetapi di satu sisi Anies dianggap sebagai tukang tebar janji manis (59,5%), juga seringkali menyerang lawan debat yang dinilai masyarakat sebagai tindakan yang tidak beretika,” dalam keterangan Maisie Sagita, Data Analyst Continuum INDEF dalam pengungkapan datanya, di Jakarta.

Maisie Sagita dalam keteranganya, analisis dilakukan menggunakan media X / Twitter, Youtube, dan Tiktok dengan fokus pada aspek eksposur perbincangan, sentimen, dan topik perbincangan. Data yang dihimpun mencapai 104.323 perbincangan dari 48.516 akun media dengan proporsi lebih banyak di X / Twiter.

“Hasil pengamatan menunjukkan Capres yang paling di sorot publik di media sosial yaitu Anies Baswedan (42.3%), kemudian Prabowo Subianto (36,2%), dan Ganjar Pranowo (21.5%).”

Menurutnya, masing-masing Capres mendapatkan berbagai sentimen dari masyrakat baik yang positif maupun negatif. Berdasarkan data, Ganjar mendapatkan lebih banyak apresiasi dengan positivity rate sebesar 83,6%, sedangkan Prabowo mendapat rate sebesar 64,5% dan Anies sebesar 64,4%.

Sementara, Capres Ganjar yang mendapat komentar masyarakat berupa jawaban Ganjar dianggap cerdas (30,8%), jujur, tenang, tegas, dan menguasai tema debat. Sama seperti Anies, Ganjar juga dianggap masyrakat terlalu menjatuhkan paslon lain (25%), apa yang disampaikan juga asal berbicara, hingga tidak sesuai penjelasannya.

Dinilai Terbawa Emosi

Maisie Sagita, Data Analyst Continuum INDEF melanjutkan, adapun sentimen positif terhadap Prabowo dilihat dari cara Prabowo yang dapat memimpin dengan tegas dan santun (35%), jawaban yang diberikan masuk akal, dan kerja nyata yang dilakukan Prabowo. Tetapi masyarakat menilai Prabowo terlalu terbawa emosi saat debat (48%), menjelaskan tanpa data, hingga menyerang persoalan pribadi paslon lain.

“Hal lain yang menarik yaitu terkait jawaban Prabowo untuk merahasiakan data, dimana masyarakat menjadi dua kubu yaitu yang setuju dan tidak setuju.”

Menanggapi hal ini, Eisha M. Rachbini, Kepala Center of Digital Economy and SME’s INDEF mengutarakan, debat ketiga semalam sangat sengit tetapi antusias masyarakat terlihat sangat tinggi. Arah perbincangan debat semalam meskipun mengenai geopolitik tetapi pada akhirnya capres tetap menyinggung aspek ekonomi.

Ia mengatakan, aalah satu bahasannya tentang anggaran pertahanan sekitar 0,70-an persen masih jauh dari target 1-2%. Pada 2023 anggaran untuk pertahanan sebesar Rp144 triliun, tetapi untuk tahun 2024 dianggarkan turun menjadi Rp135 Triliun.

“Dari ketiga capres memiliki strategi yang berbeda-beda. Strategi Prabowo adalah melihat posisi pertahanan indonesia harus dari sisi ekonominya terlebih dahulu sehingga mampu menampilkan citra yang baik.”

Adapun Ganjar, lanjut Eisha, mengedepankan penguatan industri dalam negeri hingga mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 7%. Di sisi lain, Anies melihat indonesia perlu membawa visi misi bangsa ke luar negeri melalui pintu gerbang ASEAN. Aspek digitalisasi pertahanan juga menjadi perbincangan yang menarik.

Menurut Anies, lanjut Eisha, penguatan ketahanan digitalisasi bisa dimulai dari individu dan keluarga. Dari Ganjar, digitalisasi bisa membantu UMKM ke kancah global. Dengan jumlah UMKM Indonesia yang besar, digitalisasi UMKM ini bisa membantu UMKM untuk masuk ke dalam global value chain.

Pertahanan Berkaitan Ekonomi

Wakil Direktur INDEF Eko Listiyanto berpandangan, aspek pertahanan dan globalisasi selalu berkaitan dengan isu ekonomi. Meskipun begitu, Isu geopolitik juga bisa menjadi risiko untuk perekonomian misalnya perang israel dan palestina.

“Dilihat dari data yang telah dipaparkan, bahwa setiap Capres mendominasi di platform-platform yang berbeda, sehingga ketika digabungkan ketiga platform maka didapat hasilnya Anies dengan sorotan tertinggi.”

Terkait bahasan perahasiaan data oleh Prabowo sebetulnya data tersebut bisa didapatkan di google sehingga seharusnya tidak perlu dirahasiakan. “Ramainya perbincangan mengenai paslon yang saling menyerang, perlu diketahui bahwa dalam debat saling sanggah adalah sebuah proses atau seni dari debat sehingga tidak bisa hanya sekedar setuju atau tidak setuju. Di sisi ekonomi, ketiga capres memiliki fokus yang berbeda.”

Menurut Eko, Anies menekankan aktivasi kembali peran indonesia di forum internasional dan penguatan posisi Indonesia di ASEAN. Prabowo fokus pada mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% dengan hilirisasi sehingga indonesia punya daya saing yang kuat di kancah global.

“Adapun dari Ganjar arahnya memperkuat BUMN yang memproduksi alutsista dengan pertumbuhan ekonomi mancapai7%. Pada intinya, sejauh ini hingga debat ketiga antusiasme masyarakat masih tinggi, semoga antusiasme ini masih konsisten hingga debat kelima.” tuturnya.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi mekanisme pelaksanaan rilis serta rencana aksi penguatan pokja Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Pusat bersama Kemendagri, Bappenas, dan BPS di Jakarta, Kamis (23/4)
Politik & Keamanan

Kemenko Polkam Rumuskan Rilis dan Penguatan Tindak Lanjut Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) telah...

Kemenko Polkam
Politik & Keamanan

Kemenko Polkam Dorong Terobosan Hukum Tangani WNI Eks Operator Online Scam

BOGOR , Bisnistoday– Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melaksanakan...

PELANTIKAN KABINET
Politik & Keamanan

Hasil Survei Poltracking Menyatakan Publik Puas Terhadap Kinerja Pemerintah

JAKARTA, Bisnistoday - Hasil survei Poltracking Indonesia mayoritas publik menyatakan puas terhadap...

Politik & Keamanan

Megawati Soekarnoputri Terima Dubes Qatar, Perkenalkan Putranya M.Prananda Prabowo

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI...