www.bisnistoday.co.id
Rabu , 12 Agustus 2026
Home GLOBAL ASEAN Antisipasi Dampak Perang Iran, ASEAN Siapkan Langkah Strategis
ASEANEKONOMIEnergiGLOBAL

Antisipasi Dampak Perang Iran, ASEAN Siapkan Langkah Strategis

Para pemimpin ASEAN juga sepakat untuk mengembangkan jaringan listrik regional dan cadangan bahan bakar, sambil mengurangi ketergantungan mereka pada impor energi dari Timur Tengah.

KTT ASEAN 2026 di Cebu, Filipina. (dok: ASEAN.org)
KTT ASEAN 2026 di Cebu, Filipina. (dok: ASEAN.org)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Para pemimpin ASEAN menyepakati sejumlah langkah yang bertujuan untuk mengurangi dampak perang Iran terhadap perekonomian mereka, tetapi mengakui bahwa inisiatif tersebut akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk diberlakukan.

Para anggota organisasi di kawasan tersebut menyetujui kerangka kerja berbagi bahan bakar. Upaya itu untuk meringankan tekanan ekonomi akibat penutupan Selat Hormuz selama lebih dari dua bulan, yang telah memicu krisis energi global.

Namun, masih belum jelas bagaimana program tersebut akan berfungsi, dengan detail penting yang masih belum jelas termasuk negara mana yang akan diprioritaskan selama krisis.

Ketua ASEAN dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr menyambut baik langkah tersebut, tetapi mengakui bahwa pengaturan praktis masih perlu penjelasan.

“Bagaimana pembagiannya? Siapa yang mendapat apa? Bagaimana cara membayarnya? Apakah ini pertukaran? … Kita belum pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya,” katanya di sela-sela KTT ASEAN, di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026).

Langkah ini adalah salah satu dari beberapa strategi  yang diadopsi pada KTT tersebut.

Kurangi Ketergantungan

Para pemimpin ASEAN juga sepakat untuk mengembangkan jaringan listrik regional dan cadangan bahan bakar, sambil mengurangi ketergantungan mereka pada impor energi dari Timur Tengah.

ASEAN saat ini mengimpor lebih dari setengah minyak mentahnya dan 17 persen gas alamnya dari kawasan tersebut, menurut Pusat Energi blok tersebut. Pada akhir Maret, Filipina menjadi negara pertama di dunia yang menyatakan keadaan darurat nasional karena menipisnya cadangan energi.

Marcos memperingatkan bahwa konsekuensi ekonomi dari perang di Iran akan terus berlanjut untuk masa mendatang.

Jamela Alindogan dari Al Jazeera yang meliput KTT tersebut di Cebu, Filipina mengatakan, tema utama peremuan itu adalah persatuan dan negara-negara ASEAN berjanji untuk terus mengoordinasikan respons mereka sambil melindungi kepentingan negara kawasan tersebut.

Alindogan menambahkan bahwa blok tersebut baru pulih dari tarif  perdagangan AS tahun lalu dan sedang mempertimbangkan bagaimana melindungi hubungannya dengan negara lain serta untuk melindungi diri dari krisis di masa depan.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menteri Koperasi
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Berkapasitas 45 Ton, Menkop Resmikan Pabrik CPO KUD Sejahtera di Musi Banyuasin

MUSI BANYUASIN, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan CPO milik...

Rapat KUR
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai September

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah memastikan suku bunga pinjaman Program Membina Ekonomi Keluarga...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri UMKM Tegaskan Ojol Tidak Dikenai Pajak

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Apresiasi Wamena Coffee Festival Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

WAMENA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi yang tinggi...