CIKAMPEK, Bisnistoday – Arus balik libur Natal 2025 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat, pada periode H+3 Natal, Minggu (28/12), sebanyak 55.729 kendaraan melintas dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka tersebut melonjak 46,16 persendibandingkan lalu lintas normal yang biasanya berada di kisaran 38.130 kendaraan
Ria Marlinda Paallo, VP. Corporate Secretary and Legal, PT Jasamarga Transjawa Tol di Jakarta, kemarin mengutarakan, mengantisipasi lonjakan tersebut, JTT memperkuat layanan operasional di ruas tol Jakarta–Cikampek. Penambahan petugas lapangan, pengoperasian 22 gardu tol arah Jakarta, hingga pengaturan lalu lintas di titik rawan kepadatan diterapkan guna menjaga kelancaran perjalanan. Rekayasa lalu lintas berupa contraflow juga diberlakukan secara situasional atas diskresi kepolisian
Tak hanya arus balik, menurut Ria, kendaraan menuju wilayah timur masih terpantau tinggi. Tercatat 35.216 kendaraan bergerak ke arah Timur Trans Jawa, meningkat 37,29 persen dibandingkan kondisi normal
Lonjakan Trafik Kendaraan di Jateng dan Jatim
Ria Marlinda Paallo dalam keteranganya menuturkan, di sejumlah gerbang tol utama di Jawa Tengah, peningkatan volume lalu lintas juga terlihat tajam. Di GT Kalikangkung, kendaraan meninggalkan Semarang mencapai 36.008 unit, naik 90,08 persen dari kondisi normal. Sementara kendaraan menuju Semarang tercatat 23.099 unit, atau naik 54,22 persen
Di GT Banyumanik, arus menuju Jakarta mencapai 43.599 kendaraan (naik 71,06 persen), sedangkan arus menuju Solo mencapai 35.269 kendaraan (naik 32,76 persen)
Menurut Ria, di wilayah Jawa Timur, tren serupa juga terjadi. Di GT Warugunung, kendaraan menuju Jakarta mencapai 23.896 unit, sementara menuju Surabaya sebanyak 30.256 unit. Lonjakan juga tampak di GT Kejapanan Utama dan GT Singosari yang masing-masing mencatat kenaikan pada arus menuju Surabaya dan Malang
“JTT mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan prima, serta menyiapkan saldo uang elektronik, BBM, dan daya perangkat. Pengemudi juga diminta mematuhi rambu serta arahan petugas selama perjalanan demi kenyamanan dan keamanan bersama.”/




