www.bisnistoday.co.id
Minggu , 9 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Awalnya Kebutuhan Sendiri, Akhirnya Mampu Ekspor Produk Anti Hama
Ekonomi Rakyat

Awalnya Kebutuhan Sendiri, Akhirnya Mampu Ekspor Produk Anti Hama

Pelaku UMKM
PENGUSAHA Mikro FIfin mampu penuhi pasar ekspor produk anti hama./
Social Media

BOGOR, Bisnistoday – Di tengah ramainya Campuspreneur Expo, stan SanGreat Natural Indonesia menjadi pengingat bahwa inovasi terkadang bermula dari persoalan sederhana yang ditemui di rumah. Dengan ketekunan, keberanian mencoba, dan dukungan ekosistem yang tepat, sebuah solusi kecil dapat tumbuh menjadi usaha yang melintasi batas negara.

“Awalnya memang masalah pribadi. Dulu banyak tikus, kecoa, bahkan kucing liar sering datang ke teras rumah saya. Saya cari-cari produk pengusir kucing, tetapi waktu itu belum ada. Dari situ, kami terpikir untuk membuat sendiri. Kami mulai coba membuat produk awal berupa pengusir kucing,” ujar Fifin Nashirotun Nisya (Fifin), sebuah stan di depan Auditorium Andi Hakim Nasution, IPB University, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/6).

Sebenarnya, eksperimen kecil yang dimulai pada 2017 silam, yang awalnya hanya untuk mengatasi masalah di rumahnya sendiri. Namun, hasil riset Fifin justru menarik perhatian orang-orang di sekitarnya. Dari percakapan dengan teman dan kerabat, ia menyadari bahwa keresahannya ternyata dirasakan banyak orang.

“Ternyata, banyak teman yang membutuhkan produk seperti itu. Akhirnya, kami mulai membuat produk lainnya seperti pengusir tikus dan berbagai produk berbahan alami lainnya,” ujar Fifin.

Berbekal keyakinan tersebut, Fifin mulai memasarkan produknya melalui lokapasar (marketplace). Saat itu, produk pengendali hama berbahan alami sangat jarang ditemui. Salah satu keunggulan produknya adalah varian berbentuk gel yang lebih praktis dan tahan lama dibandingkan produk sejenis berbentuk cairan semprot.

Perjalanan usaha yang dimulai dari kebutuhan rumah tangga itu kini telah membawa SanGreat Natural Indonesia melangkah lebih jauh. Produk-produknya tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi juga telah menembus pasar internasional. “Kami rutin ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Filipina. Kami juga beberapa kali mengikuti pameran di Shanghai dan Singapura,” ungkap Fifin.

Setelah berhasil menembus ekspor ke tiga negara, ia kini berharap dapat memperluas pasar dan meningkatkan skala bisnisnya. “Harapannya, ekspor kami bisa lebih besar lagi dan menjangkau lebih banyak negara,” ujarnya.

Perjalanan menuju pasar ekspor tersebut turut didukung berbagai program pengembangan usaha yang difasilitasi Kemendag. Salah satunya melalui pendampingan untuk penguatan produk kebersihan diri, termasuk sertifikasi halal yang menjadi salah satu syarat penting dalam pengembangan pasar.

“Di 2025, kami akhirnya ikut program sertifikasi halal yang difasilitasi Kemendag. Alhamdulillah, sekarang semua produk kosmetik kami sudah bersertifikat halal. Semua udah ada label halalnya. Programnya sangat membantu, bermanfaat, dan prosesnya cepat,” jelasnya.

Terkait keikutsertaan Fifin dalam Campuspreneur hari itu, Fifin melihat, program Kemendag tersebut tidak lepas dari latar belakangnya sebagai bagian dari keluarga besar IPB University. Ia menilai, kampus menyimpan banyak gagasan dan inovasi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk komersial.

“Di kampus itu banyak inovasi. Ruang inovasinya sangat luas dan peluang untuk dikomersialkan juga besar. Karena itu saya tertarik bergabung di Campuspreneur,” tutur Fifin./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BPOM RI
Ekonomi Rakyat

APKLI-P Sinergi Dengan BPOM RI Percepat Izin Edar Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday -BPOM RI mencatat sekitar 4,2 juta Usaha Mikro dan Kecil...

Program MBG
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Program MBG Dinilai Belum Mampu Mendongkrak Ekonomi Rakyat Kecil

JAKARTA, Bisnistoday – Pengemat ekonomi menilai selama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis...

Gelombang panas pengaruhi Lahan pertanian di Eropa (dok:Unsplash/Hannah Shedrow)
Ekonomi RakyatLingkungan

Gelombang Panas Pengaruhi Harga Pangan di Eropa

JAKARTA, Bisnistoday - Gelombang panas yang melanda Eropa pada Juni lalu diperkirakan...

Ekonomi Rakyat

Koperasi Kana Raih Penghargaan, Menkop Ferry Dorong Tatakelola Koperasi Seimbangkan Aspek Sosial

JAKARTA - Sektor ekonomi kerakyatan nasional kembali mencatatkan prestasi gemilang melalui pencapaian...