www.bisnistoday.co.id
Jumat , 8 Mei 2026
Home EKONOMI Bendungan Jragung Tonjolkan Aspek Teknis, Estetika dan Lingkungan
EKONOMISektor Riil

Bendungan Jragung Tonjolkan Aspek Teknis, Estetika dan Lingkungan

BENDUNGAN JRAGUNG di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Mengawali kunjungan kerja di Provinsi Jawa Tengah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jumat (19/5).

Dalam tinjauan tersebut, Menteri Basuki berpesan untuk memperhatikan kualitas pada aspek teknis, estetika dan keberlanjutan lingkungan dalam menyelesaikan Bendungan Jragung.

“Tolong perhatikan teknis geologinya dalam pelaksanaan pembangunan. Hati-hati dengan kondisi pasir di atas lempung, waspadai jika terjadi longsor. Metodologi konstruksinya juga harus hati-hati,” kata Menteri Basuki.

Ditambahkan Menteri Basuki, untuk menjaga kondisi lingkungan, dalam pelaksanaan pembangunan diusahakan untuk tidak banyak menebang pohon. “Lahan hutan yang tidak kena bagian pembangunan jangan ditebang, estetikanya harus rapi dan bersih, begitu selesai pekerjaan bersih dari sisa-sisa material,” ujarnya.

Menteri Basuki juga berpesan kepada para kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas untuk saling bekerja sama dalam menyelesaikan pembangunan Bendungan Jragung sehingga dapat selesai tepat waktu.

“Saat ini dengan progres konstruksi sebesar 30%, agar semua kontraktor pelaksana yang ada dapat bekerja sama dengan baik. Meskipun berbeda paket pekerjaan, namun semua satu tim dalam pembangunan Bendungan Jragung,” kata Menteri Basuki.

Bendungan Jragung dengan kapasitas tampung 90 juta m3, utamanya akan bermanfaat sebagai sumber air baku bagi wilayah Kota Semarang sebesar 500 liter/detik, Kabupaten Grobogan 250 liter/detik, dan Kabupaten Demak 250 liter/detik, serta menyuplai air bagi daerah irigasi jragung seluas 4.528 hektare di Kabupaten Demak

Kontrak pembangunan Bendungan Jragung ditandatangani pada akhir 2020 dan mulai konstruksi pada pertengahan 2021 setelah proses penyiapan lahan. Pekerjaan Pembangunan Bendungan Jragung terdiri dari 3 paket pekerjaan dengan lingkup pekerjaan Paket I dan II berupa pekerjaan galian dan timbunan main dam , perlindungan tebing, drilling dan grouting.

Demikian juga, Paket III meliputi pekerjaan jalan akses, pengelak sungai, bangunan pelimpah (spillway),dan pekerjaan lain-lain sepetlrti bangunan Fasilitas Umum (fasum) dan relokasi SUTET 500kV.

Paket I dikerjakan oleh penyedia jasa PT Waskita Karya dengan nilai kontrak Rp806,3 miliar dengan progres fisik mencapai 18,12 % l, Paket II dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-PT BRP (KSO) dengan nilai kontrak Rp758 miliar dengan progres 28,07% dan Paket III dikerjakan PT Brantas Abipraya-PT Pelita Nusa Perkasa (KSO) senilai Rp735,9 miliar dengan progres fisik 45,06%.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Plt Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Harya Muldianto./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

TRADE EXPO INDONESIA 2026

<?php echo adrotate_ad(13); ?>

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop akan Buat Ketentuan Soal Rapat Anggota Tahunan

BANJARMASIN, Bisnistoday — Kementerian Koperasi (Kemenkop) akan memastikan koperasi melaksanakan kewajiban Rapat...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri Koperasi dan Habib Rizieq Sepakat Soal Kemandirian Ekonomi Umat

BOGOR, Bisnistoday – Menteri Koperasi Ferry Juliantono melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren...

Pedagang di Arab Saydi (ilustrasi/unsplash/afiframdhansuma)
EKONOMIEnergiGLOBAL

Arab Saudi Mencatat Defisit Anggaran Rp585 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday - Arab Saudi mencatat defisit anggaran sebesar US$33,5 miliar (sekitar...

Piala Dunia (ilustrasi/unsplash/fauzansaari)
EKONOMIEkonomi & BisnisGLOBALSport & Health

Reservasi Hotel untuk Piala Dunia 2026  di AS Rendah

JAKARTA, Bisnistoday – Pemesanan hotel terkait Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat...