JAKARTA, Bisnistoday- Pelaku pasar uang merespon positif kebijakan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan tingkat bunga acuan di posisi 3,5 persen. Nilai tukar rupiah pun pada perdagangan antarbank Selasa (20/4) ditutup menguat 50 poin ke posisi Rp14.498 per dolar AS dibanding perdagangan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp14.548 per dolar AS.
Analis pasat uang Bank Mandiri, Rully Arya Wisnubroto mengatakan, hari ini memang tekanan terhadap rupiah kembali menurun dan rupiah menguat kembali di bawah Rp14.500 per dolar AS. “Hal ini didukung oleh tren US dollar yang mulai melemah terhadap beberapa mata uang lainnya serta imbal hasil US treasury 10-year yang menurun,” ujarnya.
Ia menambahkan, data neraca perdagangan yang kembali surplus pada Maret juga berdampak positif kepada pergerakan rupiah.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI mengalami surplus 1,57 miliar dolar AS pada Maret 2021 dengan total nilai ekspor 18,35 miliar dolar AS dan impor 16,79 miliar dolar AS. “Selain itu pasar merespons positif kebijakan BI yang hari ini menahan suku bunga pada 3,5 persen,” kata Rully./

