www.bisnistoday.co.id
Rabu , 29 Juli 2026
Home EKONOMI BI Terbitkan Desain Pengembangan Digital Rupiah
EKONOMIPerbankan & Asuransi

BI Terbitkan Desain Pengembangan Digital Rupiah

RUPIAH DIGITAL: Bank Indonesia (BI) menerbitkan desain pengembangan digital rupiah yang terangkum dalam white paper (buku putih) yang menguraikan rumusan Central Bank Digital Currensy (CBDC) Indonesia beserta pertimbangan manfaat dan risikonya
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Bank Indonesia (BI) menerbitkan desain pengembangan digital rupiah yang terangkum dalam white paper (buku putih) yang menguraikan rumusan Central Bank Digital Currensy (CBDC) Indonesia beserta pertimbangan manfaat dan risikonya. Digital rupiah sebagai salah satu dari kebijakan sistem pembayaran untuk akselerasi digital

“Digital rupiah akan diimplementasikan secara bertahap, dimulai dari wholesale CBDC untuk penerbitan, pemusnahan dan transfer antar bank,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (30/11).

Nantinya, lanjut Perry, penerapan digital rupiah akan diperluas dengan model bisnis operasi moneter dan pasar uang, dan akhirnya pada integrasi wholesale digital rupiah dengan ritel digital rupiah secara end to end.

Penerbitan buku putih ini merupakan langkah awal “Proyek Garuda” yaitu proyek yang memayungi berbagai inisiatif eksplorasi atas berbagai pilihan desain arsitektur digital rupiah.

Key driver pengembangan digital rupiah adalah menegaskan fungsi BI sebagai otoritas tunggal dalam menerbitkan mata uang termasuk mata uang digital (sovereignty digital rupiah), memperkuat peran BI di kancah internasional dan mengakselerasi integrasi Ekonomi Keuangan Digital (EKD) secara nasional.

Penerbitan buku putih itu diharapkan menjadi katalisator pengembangan desain CBDC ke depan, agar penerapan dapat sesuai konteks dan karakteristik kebijakan.

Bank Indonesia meyakini CBDC mampu menjaga kedaulatan rupiah di era digital, termasuk mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital serta membuka peluang inklusi keuangan yang lebih merata dan berkelanjutan.

Pengembangan CBDC sendiri memerlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk kerja sama dengan bank sentral lain dan lembaga internasional.

“Perkembangan mata uang digital bank sentral di masa depan bukanlah pilihan, melainkan keniscayaan. Bank sentral masih perlu melakukan eksplorasi dan uji coba untuk mengantisipasi perkembangan mata uang digital di masa depan,” ucap Perry Warjiyo./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri LH Ajak Koperasi Masuk Pasar Karbon

JAKARTA, Bisnistoday — Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara konsisten...

Presiden AS Donald J Trump.
EKONOMIKawasan Global

Trump akan Terapkan Tarif Baru pada Lebih dari 80 Negara

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat akan mengenakan tarif antara 10% atau 12,5%...

PT Asuransi BRI Life dan Bali International Hospital (BIH) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor asuransi jiwa dan layanan kesehatan. (dok:BRIlife)
Perbankan & Asuransi

BRI Life dan Bali International Jalin Kemitraan Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life dan Bali International Hospital (BIH)...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...