Jakarta, Bisnistoday – Sebuah Pesawat Boeing 737-800 China Eastern Airlines diberitakan jatuh di Guangxi, China, Senin (21/3/2022) waktu setempat. Pesawat yang jatuh di pedesaan dekat kota Wuzhou, wilayah Guangxi telah menyebabkan kebakaran hutan disekitarnya.
Otoritas penerbangan setempat hingga saat ini belum menjelaskan jumlah korban pesawat naas yang membawa 133 orang tersebut. Adapun spesifikasi pesawat naas tersebut yaitu Boeing 737-800 merupakan varian 737NG atau next-generation. Seri Boeing 737NG tersebut mempunyai tiga varian saat ini yakni 737-700, 737-800, dan 737-900.
Pesawat keluaran Boeing dikenal banyak digunakan oleh maskapai di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pesawat yang memiliki panjang 39,5 meter, sayap selebar 35,8 meter, dan tinggi 12,5 meter, mengutip situs Delta. Pesawat ini juga dilengkapi dua mesin jet berjenis CFM-56 dengan dua turbofan (wing mounted) dan kecepatannya dapat mencapai 850 km per jam, serta daya jelajahnya hingga 4.563 km.
Pesawat ini juga disebut punya banyak keunggulan dari versi klasik karena beberapa ubahan teknis. Sebagai contoh pesawat diklaim lebih aerodinamis dan menampung bahan bakar lebih banyak sehingga berpengaruh terhadap daya jelajah.
Dari segi fasilitas pada kabin, pesawat ini juga sudah mendapat peningkatan seperti tombol layanan penumpang, lampu LED, hingga bagian jendela.









































