www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 22 Agustus 2026
Home LIFESTYLE Wisata & Kuliner Budaya Sehat Jamu Jadi Warisan Takbenda Dunia
Wisata & Kuliner

Budaya Sehat Jamu Jadi Warisan Takbenda Dunia

MINUMAN TRADISIONAL Jamu dari Indonesia./
Social Media

KASANE, BOTSWANA, Bisnistoday- Budaya Sehat Jamu sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO telah ditetapkan oleh Komite Konvensi Warisan Budaya Takbenda/WBTB (Intangible Cultural Heritage/ICH) UNESCO, baru-baru ini. Budaya Sehat Jamu menjadi WBTB Indonesia ke tiga belas yang berhasil diinskripsi ke dalam daftar WBTB UNESCO.

Indonesia sebelumnya telah menginskripsi dua belas elemen budaya lainnya sebagai WBTB UNESCO, yaitu Wayang (2008), Keris (2008), Batik (2009), Pendidikan dan Pelatihan Batik (2009), Angklung (2010), Tari Saman (2011), Noken (2012), Tiga Genre Tari Tradisional di Bali (2015), Seni Pembuatan Kapal Pinisi (2017), Tradisi Pencak Silat (2019), Pantun (2020), dan Gamelan (2021).

Baca Juga : Kebaya Diusulkan Nominasi Bersama Ke ICH UNESCO

Budaya Sehat Jamu meliputi ketrampilan tradisional dan nilai-nilai budaya yang terkait dengan obat-obatan alami tradisional yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan dan rempah-rempah serta metode pengobatan tradisional yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Budaya Jamu dipercaya telah hidup sejak abad ke-8 Masehi, terbukti dari relief di Candi Borobudur dan manuskrip kuno seperti Kakawin Ramayana dan Serat Centini.

UNESCO mencatat nilai budaya jamu sebagai salah satu sarana ekspresi budaya dan membangun koneksi antara manusia dengan semesta. UNESCO juga mengakui bahwa Budaya Sehat Jamu mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, antara lain Tujuan nomor 3. Kesehatan dan Kesejahteraan, nomor 5. Kesetaraan Gender, no 12 Produksi dan Konsumsi yang Bertanggungjawab, dan no 16. Kehidupan di Darat.

Dikembangkan dari Generasi ke Generasi

Dalam sambutan yang disampaikan melalui pesan video setelah pengumuman inskripsi, Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan bangga dengan penetapan Budaya Sehat Jamu sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Sejak dahulu hingga kini, budaya jamu terus dipelajari, dikembangkan dan diwariskan dari generasi ke generasi. Jamu telah menjadi bagian cara hidup di Indonesia.

Mendikbudristek Nadiem Makarim juga menyampaikan bahwa Indonesia akan terus melestarikan Jamu melalui pendidikan dan pelatihan secara formal dan non formal, juga melalui penelitian, pengembangan, dan inovasi jamu.

Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Republik Afrika Selatan merangkap Republik Botswana, Kerajaan Eswatini dan Kerajaan Lesotho, Saud Purwanto Krisnawan menerangkan, penetapan Budaya Sehat  Jamu sebagai WBTB adalah hal yang positif dalam rangka terus mempromosikan budaya Indonesia.

Duta Besar Saud Purwanto Krisnawan lebih lanjut menyatakan bahwa KBRI Pretoria dalam rangka peringatan 30 tahun kerjasama diplomatik Indonesia-Afsel akan mempromosikan jamu melalui berbagai aktivitas seperti pameran, workshop, dan lainnya. Kegiatan ini diyakininya akan lebih diintensifkan dalam diplomasi di tahun-tahun mendatang.

Menjadi Contoh Negara Lain

Sementara, Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Prof. Ismunandar menambahkan bahwa proses penetapan Budaya Sehat Jamu sebagai WBTB UNESCO merupakan upaya bersama yang didorong dari komunitas lokal yang difasilitasi oleh Pemerintah. Keterlibatan masyarakat ini dinilai sangat positif oleh UNESCO, bahkan disebut dapat menjadi contoh bagi negara lain.

Prof. Ismunandar mengutarakan harapanya agar inskripsi Jamu sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO ini dapat meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap Jamu, dan WBTB secara umum.

Diketahui, Sidang ke-18 Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO masih akan berlangsung hingga tanggal 9 Desember 2023, di Kasane, Botswana. Selain membahas elemen-elemen budaya yang diinskripsi, Komite juga membahas laporan periodik, yaitu laporan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh negara-negara dalam melestarikan elemen budaya yang sudah diinskripsi dalam daftar WBTB UNESCO./Kemlu/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wisata & Kuliner

Rindu Ragam Kuliner Nusantara? Temukan di Kampung Legendaris Mal Ciputra Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday – Merayakan semangat kemerdekaan sekaligus kekayaan budaya kuliner Nusantara, Mal...

Mie Sedaap
Wisata & Kuliner

Come See Mie Fest Bandung, Ribuan Peserta Padati Festival Untuk Bertemu Ahn Hyo Seop

BANDUNG, Bisnistoday - Setelah sukses digelar di Hutan Kota GBK, Jakarta, Mie...

Wisata & Kuliner

Twelve Chinese Dining Rayakan Ulang Tahun ke-6

JAKARTA, Bisnistoday — Twelve Chinese Dining merayakan ulang tahun ke-6 dengan perayaan...

WINGS Group
Wisata & Kuliner

Come See Mie Fest 2026 Kembali Digelar di Bandung, Ajak Generasi Muda Jelajahi Sedaap Wonderland

BANDUNG, Bisnistoday - Setelah sukses digelar di Hutan Kota GBK, Jakarta, Mie...