www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Bursa Kawasan Asia Melemah, IHSG Justru Menguat
Bursa

Bursa Kawasan Asia Melemah, IHSG Justru Menguat

IHSG Menguat
IHSG mengalami penugatan, pada Rabu (26/6)./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (20/9) ditutup menguat 31,36 poin ke posisi 7.011,68. Sementara indeks LQ45 naik 5,38 ke posisi 070,42.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (20/9) menyebutkan, IHSG di akhir perdagangan ditutup menguat, sedangkan bursa global bergerak variatif akibat pelaku pasar masih menantikan keputusan

Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya, namun pasar akan fokus terhadap proyeksi ekonomi dan pernyataan Ketua Fed Jerome Powell setelah pertemuan tersebut.

Pernyataan Jerome Powell merupakan petunjuk arah ke depan mengenai rencana The Fed pada sisa tahun 2023 ini terkait suku bunga acuan dan proyeksi ekonomi baru, di tengah kenaikan harga minyak yang kembali mengancam kenaikan inflasi.

Asian Development Bank (ADB) dalam outlook terbaru melaporkan ekonomi Asia dan Pasifik diperkirakan akan tumbuh 4,7 persen pada tahun ini, atau turun tipis dibandingkan proyeksi sebelumnya 4,8 persen.

ADB mengungkapkan sejumlah risiko yang dihadapi di kawasan yaitu kemerosotan pasar properti di China yang masih menjadi kekhawatiran.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen non primer sebesar 1,22 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor transportasi & logistik yang masing- masing naik sebesar 1,05 persen dan 0,96 persen.

Sedangkan, lima sektor terkoreksi yaitu dipimpin sektor barang baku yang turun minus 0,32 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor infrastruktur yang turun minus 0,29 persen dan minus 0,17 persen.

Baca juga:

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MARI, MSIN, KKGI, PTMP dan SRTG. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni TNCA, SATU, APEX, WIDI dan RELF.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.238.832 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,13 miliar lembar saham senilai Rp12,03 triliun. Sebanyak 288 saham naik, 249 saham menurun, dan 220 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 218,18 poin atau 0,66 persen ke 33.023,80, indeks Hang Seng indeks melemah 111,57 poin atau 0,62 persen ke 17.885,60 indeks Shanghai melemah 16,39 poin atau 0,52 persen ke 3.108,57, dan indeks Strait Times menguat 2,59 poin atau 0,08 persen ke 3.243,34./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Gedung BEI
BursaHEADLINE NEWS

Mirae Asset Sekuritas: Reformasi Pasar Modal Jadi Penentu di Tengah Tekanan MSCI

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan setelah Morgan Stanley...

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Rully Arya Wisnubroto
BursaHEADLINE NEWS

Penguatan IHSG Masih Terbuka, Mirae Asset Ungkap Strategi Investasi Saat Pasar Volatile

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di...

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...