www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 27 Juni 2026
Home HEADLINE NEWS Catat! Soal Kabinet, Ganjar-Mahfud: Tidak Ada Jatah Menteri untuk Parpol Koalisi!
HEADLINE NEWS

Catat! Soal Kabinet, Ganjar-Mahfud: Tidak Ada Jatah Menteri untuk Parpol Koalisi!

PASANGAN CAPRES CAWAPRES, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, di Jakarta./ant/
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD berjanji tidak ada istilah “jatah menteri” dalam kabinetnya nanti jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2024.

“Karena kan hampir semua orang tahu tuh penyusunan kabinet kan kadang kala jatah-jatahan untuk partai koalisi. Nah, kita sudah berbicara dengan Pak Ganjar, dengan partai koalisi, besok enggak pakai jatah-jatahan lho,” kata Mahfud dilansir dari tayangan YouTube Kompas TV, Sabtu (23/11/2023).

Mahfud menambahkan, jikapun ada menteri yang berasal dari Parpol koalisi menurutnya tidak asal comot alias asal ambil.

“Kalau Anda punya, taruhlah jatah menteri, tapi orangnya harus benar kita uji bersama. Jangan orang asal dapat lalu sekadarnya saja diberikan ke pemerintah untuk diangkat menjadi menteri,” Manfud, menambahkan .

Paslon ini sudah sepakat berkomitmen untuk melakukan rekrutmen menteri dengan seleksi yang ketat. Utamanya yang duduk di kursi menteri adalah orang yang benar-benar menguasai bidangnya. Pendek kata dari kalangan ahli bukan representasi dari suatu partai politik tertentu.

“Itu kesepakatan awal. Siapa orangnya? Sekarang belum ada jatahnya. Nanti kalau sudah jadi, baru kita bicara orang. Kita seleksi benar. Itu saja,” terang Mahfud.

Sementara menurut Ganjar, parpol pendukung tetap punya hak untuk mengajukan menteri. Namun yang diajukan harus memenuhi kriteria dan orang yang kompeten.

“Parpol punya hak untuk mengajukan, tapi dia mesti kualifikasi zaken. Dia mesti expert, dia mesti ahli sehingga bukan orang yang ini mewakili partai saya, tapi ini orang yang punya keahlian di bidang yang akan duduk di kabinet,” terang Ganjar.

Ganjar mengatakan, partai boleh merekomendasikan seseorang yang memang ahli untuk menjadi menteri.

“Sehingga, dia bisa merepresentasikan partai itu dan kemudian dia betul-betul orang ahli yang duduk dalam bidangnya,” demikian Ganjar Pranowo.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

WAMENDAG RI, Dyah Roro Esti di Jakarta, baru-baru ini./
HEADLINE NEWS

Tantangan Perdagangan Makin Komplek, Dunia Usaha Butuh Kepastian Hukum dan Tata Kelola

JAKARTA, Bisnistoday – Kondisi sekarang, bahwa perdagangan global tengah mengalami perubahan sepertidigitalisasi,...

TOl MBZ
HEADLINE NEWSHukum

Praktisi Konstruksi : Kasus Proyek Tol MBZ Ingatkan Profesionalitas Tugas Insinyur dan Layanan Masyarakat

JAKARTA, Bisnistoday – Praktisi bidang konstruksi mengaku tercoreng muka industri jasa konstruksi...

Diskusi Keuangan
HEADLINE NEWS

Pengamat Ekonomi Soroti UU P2SK Baru Berpotensi Ancam Sistem Keuangan

JAKARTA, Bisnistoday – Pengamat ekonomi berpandangan bahwa keberadaan Pasal 50A dalam Undang-Undang Pengembangan...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

IHSG Anjlok, Sentimen MSCI Downgrade Pasar Saham Masih Kuat

JAKARTA, Bisnistoday – Pengamat saham memperkirakan pasar saham di Indonesia masih tetap...