www.bisnistoday.co.id
Jumat , 2 Oktober 2026
Home EKONOMI Perbankan & Asuransi Cegah Aksi Penipuan, Danamon Edukasi Masyarakat Melalui #JanganKasihCelah
Perbankan & Asuransi

Cegah Aksi Penipuan, Danamon Edukasi Masyarakat Melalui #JanganKasihCelah

Bank Danamon
GERAI Bank Danamon di Jakarta, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Maraknya aksi penipuan transaksi nasabah perbankan, PT Bank Danamon Indonesia Tbk melalui kampanye #JanganKasihCelah. Hal ini memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga data diri terkhusus ketika bertransaksi di ruang publik.

“Danamon mengajak masyarakat agar #JanganKasihCelah pada tindakan fraud dengan tetap bijaksana menggunakan fasilitas-fasilitas publik. Seringkali penipu menggunakan jaringan dengan enkripsi lemah untuk mencuri data pribadi nasabah melalui jaringan yang sama.,” ujar Andreas Kurniawan, Chief Digital Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk di Jakarta, kemairn.

“Nasabah diimbau untuk selalu tetap mengutamakan keamanan dalam melakukan transaksi perbankan di tempat umum. Dengan adanya fasilitas publik yang dapat diakses secara gratis, nasabah harus lebih berhati-hati dan memastikan bahwa koneksi yang digunakan terenkripsi dengan kuat.”

Begitupun, Andreas, penggunaan port USB sembarangan dapat membuka kesempatan bagi pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan malware ke dalam perangkat masyarakat untuk mencuri data pribadi seperti data perbankan.

“Jadi, #JanganKasihCelah merupakan wujud komitmen Danamon sebagai bank yang berorientasi pada nasabah dan penyedia solusi finansial terpercaya untuk melindungi nasabah dari berbagai aktivitas yang dapat merugikan mereka,” papar Andreas.

Berdasarkan data dari Indonesia Millennials and Gen Z Report 2025, 4 dari 5 milenial dan gen z menggunakan aplikasi keuangan digital seperti mobile banking dan e-wallet untuk menjalankan transaksi sehari-hari mereka.

Demikian juga, tambah Andreas, data Bank Indonesia juga menunjukkan tren positif transaksi online melalui e-commerce yang dilakukan masyarakat Indonesia sejak 2019 hingga 2024. Pada 2019, total transaksi mencapai Rp205,5 triliun dan meningkat signifikan sebesar 136,9% menjadi Rp487,01 triliun pada 2024. Peningkatan transaksi ini juga membuka celah atau kemungkinan terjadinya fraud yang lebih besar./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Perbankan & Asuransi

Perluas Kepesertaan Pensiun, OJK Dorong Persiapan Sejak Dini

JAKARTA, Bisnistoday-Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa penguatan industri...

Manulife
Perbankan & Asuransi

Customer Day: Manulife Indonesia Dorong Nasabah Pahami Perlindungan Sejak Awal

JAKARTA, Bisnistoday – Guna memperingati Customer Day pada September ini, Manulife Indonesia...

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di...

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang...