www.bisnistoday.co.id
Minggu , 25 Oktober 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health Duel Inggris-Prancis, Ajang Pembuktian Terakhir Mbappe
Sport & Health

Duel Inggris-Prancis, Ajang Pembuktian Terakhir Mbappe

Akhir cerita dari pertandingan tetap akan menarik karena ada iming-iming Sepatu Emas’, sebagai pencetak gol terbanyak yang masih layak diperebutkan.

Kylian Mbappe (10) bersama timnas Prancis (dok:FFF/Iconsport)
Kylian Mbappe (10) bersama timnas Prancis (dok:FFF/Iconsport)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –Tidak ada satu tim pun yang menargetkan untuk menjadi juara ketiga di Piala Dunia, apalagi bagi tim-tim unggulan. Namun, di ajang ini, tetap ada podium yang disediakan untuk posisi tersebut bagi mereka yang gagal ke final. Tempat itulah yang akan diperebutkan antara Inggris dan Prancis, Sabtu atau Minggu (19/7/2026) dini hari nanti.

Meski dianggap kurang bergengsi dan tidak memperebutkan trofi, akhir cerita dari pertandingan tetap akan menarik karena ada iming-iming Sepatu Emas’, sebagai pencetak gol terbanyak yang masih layak diperebutkan.

Peluang terbesar terutama ada pada Kylian Mbappe. Kapten timnas Prancis itu sejauh ini telah mencetak 8 gol, sama dengan yang diraih bintang Argentina, Lionel Messi. Pemain berusia 27 tahun itu juga berpeluang mematahkan rekor Messi sebagai pencetak gol terbanyak selama keikutsertannya di Piala Dunia, dengan 21 gol, hanya terpaut satu dari bintang Argentina tersebut.

Inilah yang mungkin menjadi alasan kuat bagi Didier Deschamps, pelatih Prancis, untuk menurunkan Mbappe. Ia kemungkinan juga akan memberi kesempatan bagi beberapa pemain cadangan untuk mencicipi turnamen ini.

Alasan serupa juga mungkin akan dilakukan pelatih Inggris, Thomas Tuchel. Dengan enam gol yang masing-masing telah ditorehkan Harry Kane dan Jude Bellingham, ia kemungkinan akan memberi kesempatan kepada dua pemain andalannya itu untuk ikut berburu Sepatu Emas. Ia sepertinya juga bakal memberi kesempatan pemain cadangan untuk tampil.

Tetap menarik

Di luar penghargaan individu, kedua tim tetap bersemangat untuk mengakhiri perjalanan mereka di turnamen ini dengan catatan positif setelah gagal mencapai final. Bagi Mbappe dkk, ini merupakan kesempatan memberi penghormatan bagi Deschamps, yang sebelumnya berharap untuk mengakhiri karier sebagai pelatih dengan gelar Piala Dunia keduanya.

Baca juga: Melihat Sepak Bola dari Kacamata Ilmu Budaya

Meskipun trofi akan diangkat oleh tim lain, persaingan untuk meraih sepatu emas dan pertaruhan harga diri menjadi sisi menarik dari pertandingan ini. Apalagi, hadiahnya cukup mengiurkan. Pemenang pertandingan ini akan menerima uang sebesar US$29 juta (sekitar Rp520 miliar), sementara yang kalah mendapat US$27 juta.

Sebagai catatan, pada Piala Dunia 2022 di Qatar, kedua tim pernah bertemu di perempat final dan dimenangkan Prancis dengan skor 2-1. Inggris pernah dua kali memperebutkan tempat ketiga di ajang serupa namun selalu gagal, yakni pada Piala Dunia 1990 (kalah 1-2 dari Italia), dan Piala Dunia 2018 (menyerah 0-2 dari Belgia.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sebanyak 25 Pengprov Kirim Wakilnya di Kejurnas Voli Antarklub U-19. (dok: Humas PP PBVSI)
Sport & Health

Sebanyak 25 Pengprov Kirim Wakilnya di Kejurnas Voli Antarklub U-19

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PP PBVSI bakal menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli...

Sport & Health

Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C Hadir dengan Antioksidan Lebih Kuat

Jakarta, Bisnistoday.co.id – Swisse menghadirkan Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C...

Noni Madueke mencetak gol kemenangan untuk Arsenal di City Ground [AFP]
Sport & Health

Menang Tipis atas Forest, Arsenal terus Bayangi Manchester City

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Gol di menit-menit akhir dari Noni Madueke memastikan kemenangan...

Primaya Hospital
Sport & Health

Primaya Hospital Melakukan Instalasi SHURUI Robotic Single-Port Surgical System 

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Primaya Hospital Group menjadi rumah sakit pertama di Asia...