YOGYAKARTA, Bisnistoday – Sebagai wujud dukungan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbahan dasar turunan Kelapa Sawit, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) turut berkontribusi dalam Muhammadiyah Jogja Expo. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta UMKM ini digelar di Jogja Expo Center, baru-baru ini.
“Sektor UMKM berbasis kelapa sawit di Indonesia saat ini pun terus berkembang guna mendukung pembangunan perekonomian bangsa dalam rangka mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yakni memperkuat ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM,” kata Kepala Divisi Kerja Sama, Kemasyarakatan, dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, di Yogyakarta, Selasa (16/9).
Menurut Helmi, penguatan sektor UMKM merupakan pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasiona. Seperti diketahui bahwa UMKM menyerap sekitar 90% tenaga kerja nasional, serta berkontribusi sebesar 60,5% terhadap PDB Indonesia.
“Didalam pameran ini, berbagai produk UMKM yang dipajang diantara, Batik Sawit karya Smart Batik Indonesia, Batik Sawit Jayanti, Aneka produk Sabun, aneka minyak wangi, produk UMKM berbasis lidi sawit maupun kreatititas UMKM lainnya yang berbasis sawit.”
Helmi mengutarakan, pengembang produk berbahan kelapa sawit terus bertumbuh dari waktu ke waktu serta bernilai ekonomi terus meningkat. Begitupun, bahan sawit merupakan bagian dari pendukung bahan baku utama atau campuran yang bersifat fleksibel.
“Masih besar produk UMKM sawit yang dapat dikembangkan oleh masyarakat Indonesia, baik UMKM kerajinan, pangan, tanaman, pupuk. logistik, transportasi, kosmetika hingga industri kreatif,” urainya.
Ajang Muhammadiyah Jogja Expo 2025 ini, dinilai sangat penting dalam upaya mempromosikan serta edukasi UMKM Kelapa Sawit melalui beragam produknya. BPDP memberikan peluang yang penting bagi UMKM bahkan, produk olahan berbasis kelapa sawit berasal dari wilayah non penghasil kepala sawit./


