www.bisnistoday.co.id
Selasa , 21 April 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Gapki Tanam Perdana Integrasi PSR Sawit dan Padi Gogo
Ekonomi & Bisnis

Gapki Tanam Perdana Integrasi PSR Sawit dan Padi Gogo

Gapki
KETUM Gapki Eddy Martono pada Kick Off Tanam Perdana PSR di Kalsel./
Social Media

KOTABARU, Bisnistoday – Sebagai produsen utama minyak sawit, program peremajaan sawit rakyat (PSR) menjadi upaya pemerintah dalam rangka peningkatan produktivitas kelapa sawit Indonesia. Hal ini diungkapkan Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ardi Praptono mewakili Menteri Pertanian di Batulicin, Kalimantan Selatan, Rabu (24/4).

Acara “Kick Off tanam perdana program PSR jalur kemitraan binaan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dan tumpangsari Padi Gogo” dilaksanakan di kebun Plasma Kemitraan KUD Gajah Mada binaaan PT. Tapian Nadenggan yang merupakan anggota Gapki.

Petani menjadi salah satu tonggak industri kelapa sawit Indonesia, setidaknya 42% luas areal perkebunan kelapa sawit dikelola oleh masyarakat. Sayangnya, produktivitas sawit rakyat masih relatif rendah dibandingkan perkebunan yang dikelola oleh perkebunan besar swasta maupun pemerintah.

Ardi Praptono mengungkapkan peningkatan produktivitas kelapa sawit rakyat akan terus difasilitasi dengan pemanfaatan dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS). Direktorat Jenderal Perkebunan telah menerbitkan rekomendasi PSR untuk lahan petani di Kalimantan Selatan seluas 6 ribu hektar.

“Capaian ini masih perlu terus didorong agar konsistensi pemenuhan produksi bahan baku terus terjaga dan berkelanjutan. Melalui penggantian tanaman tidak produktif dengan benih yang berkualitas dengan penerapan good agriculture practices agar produktivitas dan kualitas bisa meningkat,” tuturnya.

Ketua Umum Gapki Eddy Martono menambahkan program PSR jalur kemitraan menjadi salah satu program utama GAPKI. Program ini juga diintegrasikan dengan penanaman padi gogo yang ditanam di sela-sela jalur tanaman kelapa sawit, guna menyediakan pangan bagi masyarakat setempat serta mendukung ketahanan pangan nasional.

“Keberhasilan program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas dan produksi kelapa sawit Indonesia, namun juga memaksimalkan utilisasi pabrik kelapa sawit yang sudah terbangun serta meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegas Eddy Martono.

Eddy Martono menambahkan dukungan pemerintah melalui BPDP-KS telah disetujui pembiayaan 52 ribu hektar calon lahan kelapa sawit rakyat dari 150 lembaga pekebun yang melibatkan ribuan petani. Dimana sekitar 1.800 hektar merupakan  program PSR jalur kemitraan diantaranya bermitra dengan anggota Gapki./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan Green X Buat MoU Terkait Pembangunan PLTS Untuk KDKMP di Wilayah 3T

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kerja sama dengan PT Energy...

PALMEX 2026
Ekonomi & Bisnis

Pelaku Industri Kelapa Sawit Global Bakal Semarakkan PALMEX Jakarta 2026

JAKARTA, Bisnistoday– PT Fireworks Indonesia akan menggelar PALMEX Jakarta edisi ke-16. Pameran...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Di Depan Ketua DPRD Se-Indonesia, Menkop Tegaskan KDKMP Mesin Baru Penggerak Ekonomi Desa

MAGELANG, Bisnistoday –  Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak Dewan Perwakilan Rakyat...

Erwin Hartawan (tengah) Chief Commercial Officer CPPETINDO
Ekonomi & BisnisKomunitasLIFESTYLE

Bolt Pet Food Semakin Merambah Pasar Global

JAKARTA,Bisnistoday – Di usianya yang hampir memasuki satu dekade, produsen lokal makanan hewan peliharaan,...