JAKARTA, Bisnistoday – BRI Life dalam beberapa waktu mendatang akan fokus menggarap pasar ritel asuransi jiwa di Indonesia. Untuk itu, BRI Life meluncurkan menyiapkan strategi jitu pasar ritel melalui peluncuran ARUNIKA. Seperti diketahui, bahwa di pasar asuransi jiwa ritel ini, BRI Life tetap pemimpin pasar nasional.
“Kenaikan ini didorong oleh produk asuransi kesehatan yang tumbuh fantastis sebesar 402,4% setelah BRI Life mengambil alih pengelolaan layanan TPA (Third Party Administrator) secara mandiri” ungkap Direktur Utama Aris Hartanto kepada media di Jakarta, Sabtu (30/8).
“Inisiatif ini membuktikan bahwa investasi pada kapabilitas internal dapat memberikan hasil yang signifikan,” tuturnya.
Lebih lanjut Aris mengungkapkan, sebagai langkah strategis dalam memberikan perlindungan terbaik bagi pelanggan, BRI Life telah memberikan nilai tambah melalui inovasi yang tergabung dalam ARUNIKA. BRI Life telah meluncurkan produk ARUNIKA yang inovatif, sebuah langkah strategis untuk memperluas penetrasi di segmen ritel.
Aris menuturkan, bahwa kinerja sepanjang Semester I 2025 cukup menggembirakan. Tidak hanya mencatatkan pertumbuhan pesat, BRI Life juga mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar.
Seperti, pencapaian Annualized Premium Equivalent (APE) tertinggi senilai Rp2,0 triliun, yang melonjak 29,3% dari tahun sebelumnya. Pencapaian ini sebagai konfirmasi keberhasilan strategi bisnis yang terintegrasi, melalui sinergi kuat dengan BRI dan FWD.
Menurutnya, kontribusi pertumbuhan BRI Life paling besar dari lini bancassurance, yang menyumbang 63,2% dari total APE. Kemudian juga, adanya ledakan pertumbuhan di segmen korporasi, yang meroket hingga 216,6% (YoY).
Tidak hanya itu, lanjut Dirut BRI Life ini, perusahaan berhasil mencatatkan laba Rp419,2 miliar, naik 32,0%, serta menjaga rasio klaim tetap optimal bahkan lebih rendah dari rata-rata industri. Dengan Risk Based Capital (RBC) 579,6%, BRI Life tidak hanya tumbuh, tetapi juga menunjukkan stabilitas dan kesehatan finansial yang membanggakan./




