www.bisnistoday.co.id
Jumat , 18 September 2026
Home EKONOMI Harga Bapok di Pasar Beringharjo Stabil
EKONOMIEkonomi Rakyat

Harga Bapok di Pasar Beringharjo Stabil

KEPALA Badan Kebijakan Perdagangan (BK Perdag) Kementerian Perdagangan Kasan.
Social Media

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) usai Idulfitri 1444H di Yogyakarta terpantau aman dan stabil. Pernyataan tersebut diutarakan Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BK Perdag) Kementerian Perdagangan Kasan saat mengunjungi Pasar Beringharjo, Yogyakarta, DI Yogyakarta pada hari ini, Selasa (17/5). Turut mendampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani.

“Selepas Idulfitri dan menjelang Iduladha, Kementerian Perdagangan intensif memonitor perkembangan harga dan pasokan bapok. Secara umum, harga bapok di Pasar Beringharjo cukup stabil dan ketersediaannya aman,” jelas Kasan.

Di Pasar Beringharjo per 17 Mei 2023, gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng kemasan premium Rp20.000/liter, Minyakita Rp14.000/liter, telur ayam Rp31.000/kg, cabai rawit merah Rp30.000/kg, bawang merah Rp30.000/kg, bawang merah lokal Rp26.000/kg, dan bawang putih Rp30.000—33.000/kg.

Sebelumnya per 15 Mei 2023, tercatat harga beras medium Rp11.300/kg, beras premium Rp12.800/kg, dan tepung terigu Rp12.000/kg, minyak goreng curah Rp15.000/kg, dan cabai merah keriting Rp24.000.

Sementara, daging ayam Rp33.500/kg dan daging sapi Rp130.000/kg. Keduanya relatif menurun dibandingkan bulan lalu.

Harga Telur Tinggi

Kasan mengungkapkan, harga telur sedikit di atas harga acuan. Hal ini dimungkinkan dari faktor harga pakan ayam atau biaya distribusi. Untuk itu, pemerintah akan mengecek ke sentra-sentra produksi dan permintaan masyarakat.

Kasan juga menuturkan, inflasi bulan ini lebih rendah dari bulan lalu. Harga bapok adalah salah satu faktor yang berkontribusi pada tingkat inflasi. Inflasi tentunya akan mempengaruhi daya beli masyarakat.

Pemerintah juga berupaya menjaga dengan pengecekan secara langsung ke pasar-pasar rakyat di Indonesia. “Setiap awal minggu, Kementerian Perdagangan bertemu dengan sejumlah pihak membahas inflasi dan harga bapok. Pemerintah juga tidak diam saja menunggu laporan, tapi juga turun langsung ke pasar dan mendengar dari pedagang terkait harga dan pasokan bapok,” ujar Kasan.

Kasan menyebut, Kementerian Perdagangan berkomitmen terus melakukan pemantauan atas ketersediaan dan kelancaran pasokan Minyakita di tingkat distributor dan agen.

“Kami berkomitmen terus menjalin komunikasi dan koordinasi bersama pemerintah daerah agar bapok, khususnya Minyakita di distributor, dapat dijual sesuai dengan ketentuan pemerintah. Dengan demikian, pedagang dapat menjual Minyakita kepada masyarakat dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp14.000/liter atau Rp15.500/kg,” jelas Kasan.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIKomunitasLIFESTYLE

15.000 Peserta Ramaikan Pocari Run 2026 Bandung, Pemkot Siapkan Rekayasa Lalu Lintas 19-20 September

BANDUNG, Bisnistoday - Pocari Run 2026 akan digelar selama dua hari di...

EKONOMI

Libatkan Pengemudi Lama, Bandung Angkot Utama Jadi Pintu Masuk Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung mengembangkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian...

EKONOMIEnergi

Listrik Jampang Sukabumi Belum Merata, DPRD Jabar Dorong Akses hingga Pedalaman

BANDUNG, Bisnistoday – Infrastruktur kelistrikan di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi, mulai menunjukkan...

EKONOMI

VinFast Hadir di GIIAS Bandung 2026, Bawa Ekosistem Mobil Listrik dan Promo Menarik

BANDUNG, Bisnistoday -  VinFast turut meramaikan GIIAS Bandung 2026 dengan menghadirkan rangkaian...