www.bisnistoday.co.id
Rabu , 3 Juni 2026
Home EKONOMI Harga Pertamax dan Dex Series Turun
EKONOMIEnergi

Harga Pertamax dan Dex Series Turun

HARGA PERTAMAX : Erick saat melakukan peninjauan di salah satu SPBU Pertamina di jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa (3/1). Pertamina menurunkan harga BBM Non Subsidi per Selasa (3/1).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading  Pertamina, kembali melakukan penyesuaian harga jual produk-produk BBM non  subsidi atau jenis bahan bakar umum (JBU). Harga baru yang berlaku per 3  Januari 2023 pukul 14.00 WIB. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri BUMN  Erick Thohir, pada Selasa (3/1) pagi. 

“Diputuskan hari ini harga Pertamax disesuaikan dari Rp 13.900 per liter menjadi  Rp 12.800. Dibutuhkan koordinasi dan proses waktu dengan berbagai stakeholder, untuk melakukan penyesuaian harga, karena Pertamina bisnisnya  luas dari hulu ke hilir, tidak seperti perusahaan yang hanya mengelola 5 pom  bensin,” ungkap Erick Thohir. 

“Hal ini perlu dilakukan karena pemerintah harus ada dan mendukung  ekonomi masyarakat,” tutur Erick saat melakukan peninjauan di salah satu SPBU  Pertamina di jalan MT Haryono, Jakarta Selatan. 

Untuk produk jenis gasoline (bensin), Pertamax (RON 92) disesuaikan menjadi Rp  12.800 per liter, dari sebelumnya Rp 13.900. Pertamax Turbo (RON 98), kembali  disesuaikan menjadi Rp 14.050 per liter. Turun harga dari yang sebelumnya Rp  15.200 sejak penyesuian harga terakhir dilakukan pada 1 Desember 2022 lalu. 

Kemudian untuk produk jenis gasoil (diesel) yakni Dexlite (CN 51), disesuaikan  menjadi Rp 16.150 per liter. Turun dari sebelumnya Rp 18.300. Sedangkan  Pertamina Dex (CN 53) mengalami penyesuian menjadi Rp 16.750 per liter dari  sebelumnya Rp 18.800. Harga baru ini berlaku untuk propinsi dengan besaran  pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5% seperti di wilayah  DKI Jakarta. 

Bersifat Flutuatif

Erick menjelaskan, bahwa harga BBM non subsidi bersifat fluktuatif, sehingga  dievaluasi secara berkala mengikuti tren dan mekanisme pasar. Pertamina  melakukan penyesuaian harga mengikuti tren harga minyak dunia dan harga  rata-rata publikasi minyak.

“Pada dasarnya, harga BBM non subsidi sudah seyogya-nya harga pasar, namun  untuk membuktikan bahwa pemerintah hadir, maka pada kebijakan sebelumnya  ketika harga minyak dunia tinggi pemerintah meminta Pertamina untuk tidak  menaikan harga,” terangnya. 

“Sehingga saat ini, ketika harga minyak dunia di level USD 79  per barel, saya bersama Menteri ESDM, Menteri Keuangan dan Direktur Utama  Pertamina akhirnya menggelar rapat untuk memproyeksikan dan menentukan  harga BBM yang baru ke masyarakat,” ujar Erick. 

Adapun harga baru per 3 Januari 2022 ini sudah sesuai dengan penetapan  harga yang diatur dalam Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022  sebagai perubahan atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi  harga JBU atau BBM non subsidi. 

Kualitas Pertamax

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, Pertamina  berkomitmen penuh untuk menyediakan dan menyalurkan BBM berdasarkan  prinsip Availability, Accessibility, Affordability, Acceptability dan Sustainability. 

“Melalui Subholding Commercial & Trading Pertamina Patra Niaga, kami terus  berkomitmen menyediakan pasokan produk BBM berkualitas diseluruh wilayah  Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar namun ke seluruh pelosok negeri,  dengan harga yang kompetitif,” ungkap Nicke. 

Selain itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution menambahkan,  pihaknya turut memberikan apresiasi dan keuntungan untuk konsumen Pertamina  yang setiap menggunakan produk-produk BBM berkualitas seperti Pertamax dan  Dex Series. 

“Hingga 8 Januari 2023, khusus pembelian produk Pertamax, Pertamax Turbo,  Pertamina Dex dan Dexlite minimum 200 ribu rupiah menggunakan aplikasi  MyPertamina dengan metode pembayaran LinkAja, konsumen berkesempatan  mendapatkan cashback saldo hingga 10 ribu rupiah,” tambah Alfian./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kota Shanghai, Tiongkok. (Dok: Unsplash/Li Yang)
EKONOMI

Peran Strategis Tiongkok Semakin Diakui Dunia

JAKARTA, Bisnistoday – Sepanjang tahun ini, puluhan pemimpin dunia telah mengunjungi Tiongkok....

Mata uang AS, Dolar. (Unsplash/Niconor Brown)
EKONOMI

Dolar Stabil di Tengah Perundingan Damai AS-Iran

JAKARTA, Bisnistoday – Dolar Amerika Serikat  stabil pada Selasa (2/6/2026) karena pasar...

Kilang Minyak (Unsplash/Bem Wicks)
EKONOMI

Harga Minyak Kembali Melonjak

JAKARTA, Bisnistoday - Harga minyak naik lebih dari 2 persen pada perdagangan...

Beberapa Aplikasi Kecerdasan Buatan (Unsplash.com/Soyen-Feyissa)
EKONOMI

Dapat Suntikan Rp1,5 Triliun, Anthropic Lampaui OpenAI

JAKARTA, Bisnistoday - Anthropic melampaui posisi OpenAI sebagai perusahaan rintisan kecerdasan buatan...