www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 6 Juni 2026
Home OPINI Gagasan HUT HIPMI, Nyalakan Semangat Jiwa “Entrepreneurship”
Gagasan

HUT HIPMI, Nyalakan Semangat Jiwa “Entrepreneurship”

HIPMI Abdul Latief.
SENIOR HIPMI, Abdul Latief./istimewa./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Perjuangan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) belum selesai, langkah HIPMI mesti lebih jauh. Cita-cita Indonesia menjadi negara yang makmur dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri dibidang ekonomi masih belum mampu diraih.

Untuk itu, HIPMI harus bersatu dan cerdas serta berupaya terus tidak pernah menyerah. Hipmi yang diniatkan menjadi organisasi yang  melahirkan “entrepreneur” nasionalis, patriot pengisi kemerdekaan menjadi tuan rumah dinegeri sendiri. Ternyata masih belum menjadi pemimpin dan tuan pelaku utama menggerakkan ekonomi bangsa untuk makmurkan rakyat Indonesia.

HIPMI jangan mengeluh apalagi menyerah. Memang sudah disadari dari awal cita-cita yang suci mulia ini adalah  tidak mudah untuk dicapai. Memang untuk menjadi negara maju kita perlu memiliki enterprenur 12%-14%. “Kini kita baru kira-kira memiliki 3% pengusaha dari jumlah penduduk bahkan itupun sekitar 65% nya adalah pengusaha kecil.”

Indonesia belum memiliki pengusaha kelas menengah yang memadai dari aspek kualitas dan kuantitas. Masyarakat menengah Indonesia berada sekitar 17% yang seharusnya sudah diatas 55%. “Dalam hal ini kita dalam posisi struktur yang serius sangat tidak seimbang.  Masyarakat umum dan masyarakat bisnis dlm struktur dan kondisi yang fragile.”

Didunia usaha format program Pemerintah dalam pembinaan dunia usaha perlu dievaluasi kembali. Format UMKM, masih jauh dari berhasil. Pembinaan UMKM yang saat ini disatukan perlu ditinjau kembali. Perlu secara tajam dipisahkan pembinaan Pengusaha Menengah dan Kecil. Pembinaan dalam format sekarang akan tidak bisa mengembangkan usaha menengah karena terdegradasi.

Pembinaan Pengusaha menengah harus format khusus, itu yang lazim disebut affirmative action/ programme. Sebaiknya program pembinaan usaha harus fokus saja dalam format skala dan jenis usaha. Karena usaha kecil cukup luas dan banyak karena terdiri dari tiga kelompok yang lazim terbagi : 1) Smale scale industries 2) Home industries 3) Cottage industries.

Lahirkan Usaha Menengah

HIPMI diarahkan untuk melahirkan kelas menengah baru pengusaha indonesia. Dididik dengan applikasi teknologi yang nantinya berkembang sendiri menjadi pengusaha besar. Development programme is educational proggrame. Itulah konsep dan falsafah HIPMI. Mengapa HIPMI maju dan berkembang karena landasan HIPMI adalah persatuan.

Sekarang, kader HIPMI harus dalami dan applikasikan teknologi dalam bisnis. Kita mulai dengan ATM, yaitu Amati, Tiru dan Modifikasi. Yang belum ke Cina, perlu ke Cina, atau negara lain yang maju masih belum terlambat. Falsafah kemajuan HIPMI adalah Development programme is Educational programme. “Jangan pernah menyerah, kalau jatuh, walaupun sakit kemudian merangkak  dan harus cepat bangkit.”

Para sahabatku  atau anak-anakku seperjuangan yang kuhormati pada hari ini, Selasa, 10 Juni 2025 adalah peringatan hari lahirnya HIPMI yang ke 53. Di hari ini, juga juga ditetapkan melalui Keppres sebagai hari Kewirausahaan Indonesia.  Mari kita bersama men-syukuri Rachmat dan Anugrah dari Allah SWT kepada kita semua para “Pengusaha Pejuang dan Pejuang Pengusaha.”

Jakarta, Juni 2025

Oleh : Abdul Latief, Pendiri HIPMI dan Pengurus Yayasan Wakaf Paramadina./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Program MBG
GagasanOPINI

Basmi “Rent Seeking”, Saatnya Reformasi Kelembagaan Badan Gizi Nasional dan Tata Kelola Program MBG

RAKYAT mengharapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berkembang dari sekadar program...

Logo BGN
Gagasan

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

JAKARTA, Bisnistoday - Belakangan ini publik disuguhi sejumlah kabar yang menimbulkan pertanyaan...

Bandara Kertajati
Gagasan

Dilema Pengoperasian Kembali Bandara Husein Sastranegara Antara Kenyamanan Turis dan Nasib Bandara Kertajati

KEBIJAKAN transportasi dan tata ruang di Jawa Barat kembali menemui titik balik...

Gagasan

Membangun 750 Yonif TP Sebagai Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru

JAKARTA, Bisnistoday- Rencana Tentara Nasional Indonesia (TNI) membangun 750 Batalyon Infanteri Teritorial...