JAKARTA, Bisnistoday – Dipenghujung pekan ini, Jumat (18/11), Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup menguat 37,2 poin atau 0,53 persen ke posisi 7.082,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,58 poin atau 0,46 persen ke posisi 1.009,5.
“Penguatan IHSG didukung oleh optimisme Bank Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada dalam rentang yang sebelumnya 4,5 persen – 5,3 persen di tahun 2022,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Jumat (18/11).
Optimisme tersebut seiring dengan penguatan laju ekonomi dalam negeri yang terus meningkat pada triwulan III 2022 yang tumbuh sebesar 5,72 persen atau lebih tinggi dari perkiraan pasar.
Dibuka menguat, IHSG mayoritas bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di teritori positif sampai penutupan bursa saham.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ATAP, PICO, LMPI, PNLF, dan BIPI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UFOE, WINS, ZATA, KRYA, dan MEDC.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.213.053 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,26 miliar lembar saham senilai Rp11,04 triliun. Sebanyak 212 saham naik, 287 saham menurun, dan 204 tidak bergerak nilainya./Ant



