JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 19,96 poin atau 0,28 persen ke posisi 7.070,08 pada perdagangan Rabu (9/11). Aksi buru saham terjadi dipacu sentimen pelaku pasar yang mencermati hasil pemilu sela Amerika Serikat.
“Indeks saham di Asia sore ini ditutup naik tipis karena investor mencerna perhitungan sementara hasil pemilihan sela kongres AS yang dapat memberikan gambaran pergeseran kekuatan politik serta rilis data inflasi (CPI dan PPI) Tiongkok,” dalam keterangan tertulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (9/11).
“Selain itu, investor juga mengantisipasi rilis data inflasi (CPI) bulan Oktober AS nanti malam,” tambahnya.
Hasil pemilu sela AS akan memutuskan apakah Partai Demokrat akan kehilangan atau justru mempertahankan kendali di badan legislatif AS untuk paruh kedua masa pemerintahan Presiden Joe Biden.
Partai Republik diprediksi mampu merebut lima kursi yang mereka butuhkan untuk mengendalikan House of Representatives (DPR) AS namun kendali atas Senat (DPD) AS berlangsung ketat dan akan tergantung pada hasil perhitungan suara di beberapa negara bagian.
Setelah dibuka melemah, IHSG tak lama menguat dan mayoritas menghabiskan waktu di zona hijau sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak variatif namun berhasil menguat jelang penutupan bursa saham./Ant



