www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home EKONOMI Energi Industri Hulu Migas Launching Ruang Hijau Taman Buah Puspantara
Energi

Industri Hulu Migas Launching Ruang Hijau Taman Buah Puspantara

WAKIL SKK Migas
WAKA SKK Migas, Shinta Damayanti./
Social Media

PENAJAM PASER UTARA, Bisnistoday – Sebagai bentuk dukungan industri hulu migas dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara yang selaras dengan alam, pada 8 Juli 2024 industri hulu migas melaksanakan launching pembangunan ruang hijau Taman Buah Puspantara di Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Ibu Kota Nusantara.

Dukungan Industri Hulu Migas dalam pembangunan Taman Buah Puspantara ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman yang sebelumnya telah dilakukan oleh oleh Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko dan Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LHSDA) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Myrna A. Safitri pada tanggal 27 Mei 2024.

Terkait hal ini, Wakil Kepala SKK Migas, Shinta Damayanti menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Industri Hulu Migas untuk melakukan penanaman pohon 1,6 Juta pohon di tahun 2024 dengan CO2 reduction sebesar 300 ribu ton.

“Pagi ini kita berada dalam momen yang sangat penting, dimana hari ini kita melihat bahwa Industri Migas, yang memiliki stigma di masyakarakat umum sebagai Industri Fosil penghasil emisi karbon, ternyata memiliki komitmen yang nyata, dalam upaya memulihkan lingkungan dan sekaligus menangkap emisi karbon dari udara melalui penanaman pohon. Sejak diluncurkannya Renstra IOG 4.0 pada tahun 2020 yang lalu hingga saat ini telah ditanam 8.5 Juta Pohon,” terang Shinta.

Lingkungan Berkelanjutan

Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Safitri menjelaskan bahwa Taman buah Puspantara berdiri di Tanah Kas Desa Suko Mulyo, seluas kurang lebih 14 ha, yang mana dalam tata ruang IKN masuk ke dalam Kawasan Pengembangan IKN dengan fungsi sebagai area budidaya pangan.

SKK Migas sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam mengelola industri hulu migas di Indonesia, saat ini telah menjadikan lingkungan berkelanjutan sebagai salah satu target Rencana dan Strategi (Renstra) Indonesia Oil & Gas (IOG) 4.0.

Penghijauan atau penanaman pohon ini merupakan bagian dari realisasi Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dilaksanakan oleh SKK Migas – Eni Indonesia di bidang lingkungan dalam rangka mencapai target penanaman pohon dan mendukung kelestarian lingkungan berkelanjutan sekaligus sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan target nett zero emission di tahun 2060.

Sementara, program sinergi antara Industri hulu Migas bersama OIKN diawali dengan program penghijauan yang dilakukan oleh KKKS ENI Indonesia yang melibatkan Desa Suko Mulyo yang berada di wilayah IKN. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara multiyears selama 4 (empat) tahun dengan ruang lingkup kerjasama berupa penyediaan areal ruang hijau, penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan, pemantauan serta pemberdayaan masyarakat petani di Desa Suko Mulyo dan pembangunan sarana dan prasarana pendukung taman buah./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

PTPN Percepat Hiirisasi Kelapa Sawit (dok: PTPN)
Energi

PTPN Siapkan Industri Sawit Terintegrasi di Sei Mangkei

JAKARTA,Bisnistoday - Sebanyak 13 proyek strategis dengan nilai investasi sekitar Rp116 triliun...

Kilang Minyak (Ilustrasi/Umsplash/maksym kaharlytsky)
EKONOMIEnergiGLOBALKawasan Global

UEA Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya pada Harga Minyak?

JAKARTA, Bisnistoday - Konflik di Timur Tengah telah berdampak pada organisasi negara-negara...

PLN ICon
Energi

PLN Icon Plus Apresiasi Kepemimpinan Lewat Best 50 CEO & Best COO Awards 2026

JAKARTA, Bisnistoday  - PLN Icon Plus kembali raih pengakuan tingkat nasional yang...

Mou Pengembangan Bioetanol (dok PTPN)
EKONOMIEnergi

Kementan dan ESDM Percepat Hilirisasi Pertanian dan Energi

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam mempercepat program hilirisasi pertanian...