Press "Enter" to skip to content

Infrastruktur Pengendali Banjir di Putussibau Ditingkatkan

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono meninjau Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, Putussibau, Kalimantan Barat, Sabtu (27/11).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tengah meninjau infrastruktur pengendali banjir di wilayah Putussibau, Kalimanatan Barat. Kementerian PUPR focus dalam pengenalian ancaman banjir dengan mengoptimalkan fungsi Danau Sinau yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, Putussibau.

Rehabilitasi danau seluas  35 hektare dengan kedalaman 2 meter ini mulai dikerjakan tahun 2020 untuk meningkatkan fungsi sebagai tampungan air (retarding basin) dan manfaat lainnya seperti penyediaan air baku dan perikanan.

Di sela-sela Kunjungan Kerja bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus di Kalimantan Barat (Kalbar), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menginstruksikan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan 1 untuk melakukan pengukuran dan pematokan batas danau, perencanaan tanggul danau, pembersihan dan pengerukan sedimen agar Danau Sinau dan danau-danau lainnya di sepanjang Sungai Kapuas secara bertahap  dapat menjadi tampungan air yang efektif saat banjir.

Menteri PUPR ini, juga meninjau pembangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 01 Kedamin Hulu di Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (27/11). Dukungan infastruktur pendidikan merupakan instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PUPR guna mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan.

Menteri Basuki dalam arahannya menyampaikan agar pembangunan fisik SDN 01 Kedamin Hulu dapat selesai tepat waktu dengan kualitas mutu yang baik. 

Pembangunan dan rehabilitasi SDN 01 Kedamin Hulu dikerjakan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalbar, Ditjen Cipta Karya sejak 6 April 2021 dan ditargetkan selesai Desember 2021. Saat ini progres konstruksinya sudah mencapai 94% dengan kontraktor pelaksana PT Cakrawala Surya Raya – PT Adian Teknik Natama (KSO).

Adapun pekerjaan fisik meliputi pembangunan 11 ruang belajar,  perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, UKS, 12 toilet umum, toilet difabel, dan lansekap. Pekerjaan ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki memeriksa secara detail beberapa komponen bangunan seperti jendela dan pintu hingga sarana sanitasi untuk memastikan kualitas mutu infrastruktur yang dibangun. Menteri Basuki juga meminta agar ketinggian selasar disesuaikan dengan lapangan olahraga serta diberikan railing pengaman dan pagar keliling untuk memberikan kenyamanan dan keamanan siswa.

“Lingkungan sekolah harus hijau, lapangan harus ada rumputnya dan ditanami tanaman peneduh,” tutur Menteri Basuki. SDN 01 Kedamin Hulu merupakan satu dari 6 sekolah dasar yang direhabilitasi Kementerian PUPR di Kabupaten Kapuas Hulu pada TA 2021./ADV

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *