JAKARTA, Bisnistoday – PT Jasa Marga (Persero) berencana melakukan initial public offering (IPO) anak usaha yang mengelola jalan Tol Trans Jawa tahun 2023. Direktur Keuangan Jasa Marga, Donny Arsal menjelaskan rencana tersebut akan diambil setelah perusahaan melakukan spin off atau pemisahan anak usaha sebanyak 14 ruas.
“Jadi IPO-nya, 1 hingga 2 tahun ke depan. Mudah-mudahan Covid mereda, revenue kita balik normal, karena valuasi berdasarkan revenue dan cash flow dari sub holding nantinya,” kata Direktur Keuangan Jasa Marga, Donny Arsal dalam diskusi online, Senin (8/3).
PT Jasa Marga, dikatakan Donny tengah menghitung berapa total valuasi sembari mencari waktu yang tepat pelaksanan IPO. “Jadi 14 konsesi yang berhubungan Trans Jawa dari barat Jawa, ke timur Jawa. Akan kita spin off ke dalam sub holding,” jelasnya..
“Kita setelah itu melakukan optimalisasi dengan melakukan inprovement dari sisi efisiensi, meningkatkan kinerja, sehingga saat dijual kepada publik nantinya akan memberikan hasil yang optimum dari sisi valuasi,” imbuhnya.
Donny mengaku wabah Virus Corona yang memberi dampak pada penggunaan jalan tol akibat pembatasan aktivitas.
“Kita lagi hitung ulang (valuasi) dengan kondisi Covid dan lain-lain, mestinya angkanya cukup signifikan karena ada 14 ruas yang di spin off ke dalam Trans Jawa Sub Holding,” tandas Donny


















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)





















