www.bisnistoday.co.id
Senin , 16 Maret 2026
Home EKONOMI KAI Angkut Rel Kereta Cepat dari Cilacap ke Rancaekek
EKONOMI

KAI Angkut Rel Kereta Cepat dari Cilacap ke Rancaekek

Petugas tengah mempersiapkan pengiriman Rel TIpe R-60 di Stasiun Cilacap, Jawa Tengah, kemarin.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –  PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan perjalanan perdana KLB angkutan rel R.60 panjang 50 meter sebanyak 60 batang dari Stasiun Cilacap menuju Stasiun Rancaekek, Kab. Bandung, Sabtu (3/4). Rel tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan prasarana kereta cepat Jakarta – Bandung (KCJB).

“Angkutan rel R.60 panjang 50 meter ini merupakan wujud dukungan penuh KAI terhadap percepatan pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional Kereta Cepat Jakarta – Bandung,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (5/4).

Rel tersebut didatangkan dari China menuju Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, lalu dimuat ke atas KLB dengan rangkaian 12 Gerbong Datar di Stasiun Cilacap Pelabuhan. KLB angkutan rel tersebut selanjutnya diberangkatkan dari Stasiun Cilacap menuju Stasiun Rancaekek dan akan dibongkar di Depo Tegalluar, Rancaekek, untuk didistribusikan ke jalur KCJB.

“Seluruh proses muat sampai dengan proses bongkar berjalan dengan lancar, aman, dan tepat waktu,” tutur Joni.

Berbeda dengan rel konvensional di Indonesia dimana rata-rata berjenis R.54 (berat 54 kg per 1 meternya), rel yang diangkut tersebut berjenis R.60 (berat 60 kg per 1 meternya). Di samping itu, rel yang akan digunakan di sepanjang trase KCJB tersebut memiliki panjang 50 meter tanpa sambungan. Panjang satuan rel didesain untuk mengurangi jumlah sambungan sehingga keamanan perjalanan pun meningkat. Saat ini rata-rata panjang satuan rel di Indonesia adalah 25 meter

Rencananya, sebanyak 12.539 batang rel akan KAI angkut pada rute tersebut dan ditargetkan selesai pada akhir September 2021.“Angkutan rel untuk proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung ini juga merupakan inovasi KAI dalam hal Angkutan Barang. Diharapkan seluruh proses angkutan rel ini berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu untuk mempercepat pembangunan proyek strategis nasional tersebut,” terang Joni.

Sebelum melakukan angkutan rel tersebut, KAI telah melakukan beberapa tahapan uji coba. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan jalur rel pada titik-titik kritis atau lengkung yang dilewati serta kecepatan optimal kereta angkutannya. Uji coba pertama dilakukan pada 26 Oktober 2020 tanpa muatan rel. Uji coba kedua dilakukan pada 6 November 2020 dengan muatan 10 batang rel, dan uji coba yang ketiga dilakukan pada 7 November 2020 dengan muatan 20 batang rel.

“Dalam rangkaian uji coba dan angkutan tersebut KAI terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait seperti PT KCIC, tenaga ahli dari China (CARS), Sinohydro, dan Sinotrans,” kata Joni.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Pemerintah Bangun Ekonomi Rakyat Dari Desa

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah mengembalikan koperasi...

Semen Merah Putih
EKONOMI

Rumah Tetap Aman Saat Mudik Lebaran, Simak Tips Penting Ini

JAKARTA, Bisnistoday - Tradisi mudik menjelang Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti jutaan...

EKONOMIGLOBALKawasan Global

Tiongkok Siapkan Peta Jalan untuk Jadi Negara Sosialis Modern

BEIJING-Bisnistoday: Para anggota parlemen nasional Tiongkok menyetujui cetak biru pembangunan untuk periode...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Perkuat Stabilitas Industri Asuransi, LPS Siapkan Program Penjaminan Polis

JAKARTA, Bisnistoday - Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Bidang Program...