www.bisnistoday.co.id
Senin , 4 Mei 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Kebijakan BI Naikan Suku Bunga Acuan Dorong Penguatan IHSG
BursaBURSA & KORPORASI

Kebijakan BI Naikan Suku Bunga Acuan Dorong Penguatan IHSG

IHSG MENGUAT: IHSG pada perdagangan Selasa (23/8) ditutup menguat seiring kebijakan BI menaikkan suku bunga acuan
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (23/8) ditutup menguat 55,28 poin ke posisi 7.163,27, sementara indeks LQ45 naik 8,32 poin ke posisi 1.023. Penguatan seiring keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 pasis poin dari 3,5 persen menjadi 3,75 persen.

Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa (23/8) menyebutkan, keputusan BI menaikkan suku bunga acuan tersebut merupakan kenaikan yang pertama kalinya sejak 2018. Kebijakan BI itu sebagai upaya menjinakkan inflasi dan memperkuat nilai tukat rupiah terhadap dolar AS.

Sementara itu indeks saham di Asia sore ini ditutup turun di tengah spekulasi bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), akan mempertahankan laju kenaikan suku bunga acuan, meskipun data pada awal bulan ini memperlihatkan laju inflasi AS yang mulai sedikit melambat.

Mayoritas investor saat ini memperhitungkan kenaikan suku bunga sebesar 75 bps oleh bank sentral AS didorong oleh kondisi pasar tenaga kerja yang solid serta komentar hawkish dari sejumlah pejabat bank sentral.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau pada sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor meningkat dengan sektor energi naik paling tinggi 3,3 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor infrastruktur masing-masing naik 1,66 persen dan 0,81 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor transportasi & logistik sebesar minus 0,37 persen.

Sepanjang hari ini, saham-saham LQ45 yang mendominasi penguatan yaitu GOTO, ADRO, BBRI, BMRI, dan PGAS. Sedangkan saham-saham yang mendominasi pelemahan yakni BBCA, CPIN, ARTO, BUKA, dan TBIG.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.313.951 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,37 miliar lembar saham senilai Rp14,46 triliun. Sebanyak 293 saham naik, 222 saham menurun, dan 182 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 341,75 poin atau 1,19 persen ke 28.452,75, Indeks Hang Seng turun 153,73 poin atau 0,78 persen ke 19.503,25, dan Indeks Straits Times terkoreksi 15,04 poin atau 0,45 persen ke 3.247,53./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Gedung BEI
BursaHEADLINE NEWS

Mirae Asset Sekuritas: Reformasi Pasar Modal Jadi Penentu di Tengah Tekanan MSCI

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan setelah Morgan Stanley...

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Rully Arya Wisnubroto
BursaHEADLINE NEWS

Penguatan IHSG Masih Terbuka, Mirae Asset Ungkap Strategi Investasi Saat Pasar Volatile

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di...

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...