www.bisnistoday.co.id
Kamis , 17 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikdasmen Perkuat Kurasi Ajang, Hampir 400 Ribu Talenta Nasional Masuk Data SIMT
Humaniora

Kemendikdasmen Perkuat Kurasi Ajang, Hampir 400 Ribu Talenta Nasional Masuk Data SIMT

Kemendikdasmen
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene Herdjiono, di Tangsel, Senin (2/3)
Social Media

TANGERANG SELATAN, Bisnistoday – Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus memperkuat strategi pengembangan talenta nasional. Salah satu langkah yang kini mendapat perhatian serius adalah peningkatan program kurasi ajang kompetisi agar semakin kredibel, akuntabel, dan berdampak luas.

Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono, menegaskan bahwa tren pengusulan kurasi ajang terus meningkat setiap tahun. Program ini tidak lagi sekadar menjadi mekanisme penyaringan lomba, tetapi telah bertransformasi menjadi instrumen penting dalam berbagai proses seleksi strategis.

“Kurasi ini semakin luas digunakan untuk berbagai tujuan program. Karena itu, kami terus memperkuat sistemnya agar semakin kredibel dan akuntabel,” ujarnya dalam Dialog Kebijakan Kemendikdasmen bersama Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik), Minggu (1/3).

Program kurasi ajang kini terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), sebuah basis data nasional yang memuat profil anak-anak berprestasi dari seluruh Indonesia. Sejak dikembangkan pada 2023, SIMT telah mencatat hampir 379 ribu talenta.

Tahun ini, Puspresnas menargetkan angka tersebut menembus 400 ribu talenta. Data tersebut menjadi talent pool nasional yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), seleksi beasiswa, hingga penerimaan murid di Sekolah Garuda.

Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk memastikan bahwa prestasi siswa tidak hanya berhenti pada sertifikat, tetapi benar-benar menjadi pijakan dalam membuka akses pendidikan lanjutan.

Bina Talenta dan Fokus STEM–AI

Tak hanya memperkuat kurasi, Puspresnas juga melanjutkan program Bina Talenta Indonesia yang pertama kali digelar pada 2025. Tahun ini, fokus pembinaan diarahkan pada penguatan kompetensi di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), Coding, serta Kecerdasan Artifisial (AI).

Pendekatan ini dinilai selaras dengan kebutuhan global yang semakin menuntut penguasaan teknologi dan literasi digital tingkat lanjut. Selain kompetensi teknis, program ini juga menekankan penguatan karakter sebagai fondasi kepemimpinan generasi muda.

Beasiswa Talenta Gandeng LPDP

Dua minggu lalu, Puspresnas juga meluncurkan program Beasiswa Talenta yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini membuka kesempatan bagi talenta berprestasi untuk melanjutkan studi jenjang S1 dengan pembiayaan penuh dari negara.

Kolaborasi ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin memastikan kesinambungan pembinaan talenta, dari kompetisi hingga pendidikan tinggi.

69 Ribu Ajang Disaring Ketat

Di sisi lain, Puspresnas menegaskan pentingnya selektivitas terhadap lembaga penyelenggara kompetisi. Dari lebih dari 69 ribu ajang yang terdata, hanya sekitar 11 ribu yang dinyatakan memenuhi syarat setelah melalui proses kurasi ketat.

Sebanyak 100 kurator dilibatkan untuk menilai kualitas penyelenggaraan, rekam jejak lembaga, serta konsistensi ajang. Langkah ini diambil untuk melindungi peserta didik dari kompetisi yang tidak kredibel sekaligus menjaga mutu ekosistem prestasi nasional. Masyarakat pun diimbau lebih cermat dalam memilih ajang, dengan memperhatikan rekam jejak dan legitimasi penyelenggara./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tradisi Mengonsumsi Buah Pinang telah ada Sejak Zaman Prasejarah. (dok:Wei/Unsplash.com)
Humaniora

Tradisi Mengonsumsi Buah Pinang telah ada Sejak Zaman Prasejarah

JAKARTA, Bisnistoday – Mengonsumsi buah pinang telah menjadi tradisi masyarakat di sebagian...

Humaniora

Mahasiswa UPI Kembangkan Netravest, Rompi Navigasi Cerdas Berbasis AI untuk Tunanetra

BANDUNG, Bisnistoday - Lima mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengembangkan Netravest, rompi...

Stadion SR
Humaniora

Kementerian PU Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional di 25 Sekolah Rakyat

JAKARTA, Bisnistoday - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 pada 9 September...

Pemuda Katolik
Humaniora

Pemuda Katolik Komda Banten dan PPEJ Kemendag Berkolaborasi Bidang Pelatihan Ekspor

JAKARTA, Bisnistoday - Pemuda Katolik Komisariat Daerah Banten beraudiensi dengan  Pusat Pengembangan...