www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 April 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Kemnaker Komitmen Konsolidasikan Informasi Pasar Kerja
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kemnaker Komitmen Konsolidasikan Informasi Pasar Kerja

SEKJEN KEMNAKER, Anwar Sanusi di Tangerang.
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday-Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus berkomitmen untuk mengkonsolidasaikan informasi demand pasar kerja dalam memenuhi kebutuhan perusahaan/industri, untuk mendapatkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi.

“Salah satu upaya untuk mengkonsolidasaikan informasi demand pasar kerja tersebut, adalah dengan meningkatkan pelayanan informasi pasar kerja,” ujar Sekjen Anwar Sanusi ketika memberikan sambutan  pada acara Konsolidasi Informasi Demand Pasar Kerja, di Kota Tangerang Banten, Selasa, (27/6).

Anwar Sanusi mengatakan, adanya bonus demografi akan berdampak baik bagi pembangunan Indonesia. Pada saat tersebut penduduk usia produktif berjumlah dua kali lipat dari penduduk non produktif, sehingga berpeluang menjadi pendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, bonus demografi juga dapat menjadi ancaman bagi Indonesia. Dengan banyaknya jumlah penduduk produktif, berpeluang menambah angka pengangguran jika tidak disertai dengan peningkatan kualitas tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja.

“Ini menjadi catatan bagi kita, jika pengangguran masih didominasi oleh angkatan kerja lulusan pendidikan sekolah menengah kebawah, sehingga kompetensi dan daya saing tenaga kerja kita masih sangat kurang,” kata Anwar Sanusi.

Ditambahkan Sekjen Anwar, berdasarkan laporan Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC) 2015 yang menyebutkan, Indonesia tidak mengalami kekurangan jumlah lulusan sekolah, melainkan kekurangan angkatan kerja dengan keahlian yang tepat untuk bekerja.

Data World Digital Competitiveness 2021 juga mencatat, daya saing digital di Indonesia berada pada peringkat 53 dari 64 negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa di tengah ledakan adopsi teknologi, daya saing digital Indonesia masih rendah.

“Digitalisasi telah membawa perubahan terhadap jenis pekerjaan dan keahlian yang dibutuhkan di pasar kerja,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Anwar mengingatkan, tantangan terberat bangsa Indonesia dalam menghadapi era teknologi adalah menyiapkan SDM yang unggul serta berdaya saing tinggi.”SDM unggul Indonesia harus mampu bersaing, dan siap menghadapi tantangan global serta revolusi industri saat ini,” paparnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Nasional

Kemenhub bersama Instansi Terkait Lakukan Evakuasi Helikopter yang Jatuh di Sanggau, Kalbar

JAKARTA, Bisnistoday- Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementeeian Perhubungan bersama AirNav Indonesia dan...

Mendikdasmen
Nasional

Kemendikdasmen Perbaiki 1.390 dan Bangun 3 Unit Sekolah di Jawa Timur

SURABAYA, Bisnistoday – Kemendikdasmen mengalokasikan Rp917 miliar lebih untuk 1.390 sekolah diperbaiki...

Kementerian ATR/BPN
Nasional

Perjuangan Panjang Mbah Tupon Merengkuh Sertipikat Tanahnya Kembali

YOGYAKARTA, Bisnistoday- Setelah melalui proses hukum yang panjang, sertipikat tanah milik Tupon...

Tol Cipularang
Nasional

Jasa Marga Lanjutkan Pekerjaan Pemeliharan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi

BANDUNG, Bisnistoday – PT Jasa Marga Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional...