BANDUNG, Bisnistoday – Sektor kesehatan menjadi layanan publik dengan tingkat kepuasan tertinggi di Kota Bandung. Survei Teropong Daerah yang dirilis Litbang Kompas mencatat 85,9 persen warga puas terhadap layanan kesehatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bandung.
Capaian ini melampaui sektor layanan publik lainnya seperti administrasi kependudukan (84,3 persen) dan pendidikan (83,8 persen), menunjukkan bahwa akses dan kualitas layanan kesehatan dinilai semakin baik oleh masyarakat.
Survei yang dilakukan pada 23 Februari hingga 3 Maret 2026 terhadap 400 responden ini juga menunjukkan bahwa peningkatan layanan kesehatan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong optimisme warga terhadap arah pembangunan kota, yang mencapai 81,4 persen.
Peneliti Litbang Kompas, Christian MM, menilai hasil ini mencerminkan adanya kerja konkret pemerintah dalam memperkuat layanan dasar, termasuk sektor kesehatan yang langsung dirasakan masyarakat.
Berita Terkait:PBI JK Tetap Dilayani 3 Bulan, Pemerintah Pastikan Warga Miskin Tetap Akses Kesehatan
Di sisi lain, kepuasan terhadap kinerja Wali Kota Muhammad Farhan tercatat sebesar 65,9 persen, mengindikasikan adanya apresiasi publik terhadap upaya peningkatan kualitas layanan.
Meski demikian, survei juga mencatat masih adanya tantangan di sektor ekonomi yang perlu diperkuat agar peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat berjalan lebih merata.
Menanggapi hasil tersebut, Muhammad Farhan menyebut sektor kesehatan akan tetap menjadi prioritas utama pembangunan kota.
“Kami akan terus memastikan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan merata bagi seluruh warga,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan kesehatan sebagai fondasi utama peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan upaya pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.E2




