www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 27 Juni 2026
Home EKONOMI Komatsu Astra Finance Dukung Wujudkan Energi Bersih
EKONOMIEnergi

Komatsu Astra Finance Dukung Wujudkan Energi Bersih

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Komatsu Astra Finance (KAF) memandang positif terhadap rencana pengembangan energi terbarukan kendati dalam pembiyaan alat berat perusahaan masih mengandalkan industri energi berbasis batubara. “Kami mendukung upaya net zero emission yang dicanangkan nasional maupun global,” ungkap Andreas Manik, Vice President Director PT Komatsu Astra Finance, saat Astra Financial Bincang-Binacng,di Jakarta, Rabu (8/3).

Ia menguraikan, seperti diketahui bahwa dalam lima tahun terakhir menjadi perbincangan hangat bagi energi batubara/ coals. Sebenarnya, KAF lebih mendukung dari industri pembiayaan khususnya Komatsu, atau captive financial.

Sebenarnya, lanjut Andreas, sudah menantisipasi hingga pasar 2050 mendatang untuk net zero emission. Sekarang ini, portofolio sekitar 30% dari keseluruhan, dengan bergerak dalam industri mineral khususnya batubara.. “Meskin begitu, hingga sekarang, kebutuhan coals juga tetap masih tinggi,” tuturnya.

Andreas menuturkan, energi mineral tidak melulu juga batu bara, tetapi ada nikel, bauksit dan lainnya. Memang sekarang ini, yang masih tinggi kebutuhan bidang vehiecle bidang mineral.”Tujuan utama produk kita, ada eropa, dan produsen seperti Indoneisa, Australia dan ebberapa negara lainnya. “

Menjadi pertanyaan, lanjut Andreas, seberapa kuat pemerintah juga memberikan subsidi kepada energi berkelanjutan. Nah, untuk itu, Komatsu sebenarnya sudah menyiapkan prototipe heavy vehicle dengan energy Hidbrid. “Sebenrapa kuat untuk mengurangi energi colas, sedangkan sekarang hampir mayoritas pembangit listrik gunakan batubara,” tuutrnya.

Harga Batubara

Menurut Andreas, boleh dibilang sekarang ini energi mineral dari batubara masih relative lebih murah. Bahkan, di sejumlah negara kawasan Eropa masih menggunakan energi batubara. Sedangkan, untuk energi berish seperti beberapa kota di Jerman, juga belum optimal pemanfaatannya.

“terlabih ekarang ini, krisis global memaksa pemerintahanya mengerem pengeluaran. Bahkan, sebagian wilayah menggunakan energi batubara kembali.”

Seperti diketahui, seperti Jerman juga, sudah menginvestasikan sekitar 20 miliar USD per tahun dan penggunaan energi batubara hanya untuk domestic tidak melakukan ekspor. “Jadi transisi energi ini, merupakan PR bersama dunia. Bagaimana langit yang hitam juga menjadi bersih.”/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Roundtable Dialog Eksklusif bertema Strategi CFO Menghadapi Era Net Zero – Menjaga Profitabilitas, Akses Pembiayaan, dan Daya Saing, Rabu (24/6). (dok;Ist)
Energi

Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis

Jakarta, Bisnistoday – Sejumlah Chief Financial Officer (CFO) dari perusahaan anggota dan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Sinergikan Tiga Program untuk Capai Target 10 Juta Wirausaha Baru

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga inkubator berperan strategis untuk mencetak wirausaha baru yang...

Komponen Otomotif
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menperin Menepis Tudingan Adanya Relokasi Sejumlah Perusahaan Komponen Otomotif

JAKARTA, Bisnistoday -Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita memerintahkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Aturan Baru: Platform E-commerce Wajib Cantumkan Seluruh Biaya Dalam Perjanjian Kemitraan

  JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi...