www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 27 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Mendikbudristek Lakukan Dialog Penggerak
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Mendikbudristek Lakukan Dialog Penggerak

DIALOG PENGGERAK : Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim melakukan Dialog Penggerak bersama 108 pemangku kepentingan program-program penggerak di SMA Negeri 3 Kota Padang, Sumatra Barat, Kamis (17/11).
Social Media

PADANG, Bisnistoday – Melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Kota Padang, Sumatra Barat, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim melakukan Dialog Penggerak bersama 108 pemangku kepentingan program-program penggerak di SMA Negeri 3 Kota Padang, Sumatra Barat, Kamis (17/11).

Dalam dialog tersebut, Nadiem menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pemangku kepentingan program-program penggerak, yakni para mitra Program Organisasi Penggerak (POP), khususnya Ikatan Guru Indonesia (IGI); Kepala Sekolah Sekolah Pengerak; Guru Penggerak; Pengajar Praktik; dan Fasilitator Pogram Guru Penggerak.

“Luar biasa saya melihat animo dari gerakan kita bersama ini. Gerakan ini, obornya akan diangkat oleh bapak dan ibu ini. Ujung transformasi ada di bapak dan ibu masing-masing,” ucap Menteri Nadiem.

Baca juga : Mendikbudristek: Program Merdeka Belajar di Kalbar Direspon Positif

Nadiem menambahkan, guru sangat berpengaruh dalam revolusi pendidikan. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh para penggerak ini merupakan persiapan untuk menghadapi revolusi pendidikan. “Guru yang baik adalah guru yang terus belajar, banyak bertanya, banyak mencoba, dan banyak berkarya,” ungkap Nadiem.

Tingkatkan Kreasi dan Inovasi

Nadiem juga menjelaskan bahwa guru dan kepala sekolah harus berani mengambil risiko untuk kemajuan pendidikan agar para siswa juga dapat lebih berkreasi dan berinovasi.

Pada kesempatan yang sama, para guru dan kepala sekolah penggerak juga menyampaikan apresiasinya terhadap program-program penggerak yang sudah berjalan sejak tahun 2020 tersebut.

Kepala SMA Negeri 3 Kota Padang, Ifna Sukni menyatakan program guru penggerak berkolaborasi dengan program kepala sekolah penggerak dan sekolah penggerak dapat menciptakan pendidikan yang lebih maju ke depan dengan mengembangkan potensi siswa.

“Melalui program-program penggerak ini, kita dapat mengetahui karakteristik siswa dengan potensi, minat, dan bakatnya yang beragam sehingga kita berharap potensi siswa dapat dikembangkan menjadi lebih baik lagi,” jelas Ifna./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kemendikdas
Humaniora

Sekolah Harus Menjadi Rumah Kedua yang Aman dan Nyaman bagi Anak

JAKARTA, Bisnistoday - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza...

Sekjen Kemendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen Dorong Tata Kelola Pendidikan yang Terintegrasi dalam RUU Sisdiknas

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan masukan terkait...

SDN Gunungsitoli
Humaniora

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 18 Satuan Pendidikan di Gunungsitoli Kep.Nias

GUNUNGSITOLI, Bisnistoday - Bagi murid dan guru di Kota Gunungsitoli, revitalisasi sekolah...

Acara bincang kesehatan yang diadakan PTPN III (dok: PTPN)
Humaniora

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Aksi Donor Darah

JAKARTA, Bisnistoday - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menggelar kegiatan kemanusiaan berupa...