www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 13 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Menkop Dorong Hilirisasi Tebu-Gula Berbasis Koperasi
Ekonomi & Bisnis

Menkop Dorong Hilirisasi Tebu-Gula Berbasis Koperasi

Menkop
Social Media

KEDIRI, Bisnistoday — Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono menghadiri dan menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Koperasi Konsumen Kana dan Koperasi Pemasaran Putra Harapan Jaya di PT Indogula Jayabaya, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (6/6). Kehadiran Menteri Koperasi menegaskan dukungan pemerintah terhadap pengembangan hilirisasi tebu dan gula berbasis koperasi untuk memperkuat ekonomi rakyat.

Kerja sama tersebut mencakup pengelolaan sekitar 22 ribu hektare lahan tebu di Jawa Timur guna mendukung kebutuhan bahan baku PT Indogula Jayabaya sekaligus membangun rantai usaha yang menghubungkan petani, industri pengolahan, dan pasar.

“Kerja sama ini menunjukkan bahwa koperasi mampu menjadi pelaku utama dalam produksi, distribusi, dan hilirisasi untuk memperkuat ekonomi rakyat,” kata Ferry.

Menurut Ferry, koperasi perlu didorong tidak hanya bergerak di sektor pembiayaan, tetapi juga dalam produksi, pengolahan, dan distribusi. Ia menilai model kemitraan yang dibangun Kopmen Kana dan Putra Harapan Jaya dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat daya saing produk nasional.

Dalam kesempatan itu, Ferry juga menilai pengembangan usaha produktif seperti yang dilakukan Kopmen Kana layak mendapat dukungan pembiayaan guna mempercepat pertumbuhan usaha dan memperluas manfaat ekonomi bagi anggota. Pandangan tersebut diamini Direktur Utama LPDB, Krisdianto Sudarmono.

Ketua Kopmen Kana, Jonathan Danang Wardhana, mengatakan MoU tersebut merupakan langkah nyata membangun ekosistem usaha yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“MoU ini menjadi langkah penting untuk memperkuat keterhubungan petani, industri pengolahan, dan pasar dalam satu ekosistem usaha yang saling menguatkan,” ujar Jonathan.

Menurut dia, pengembangan lahan tebu tersebut juga menjadi bagian dari strategi Kopmen Kana dalam memperluas industri pengolahan pangan, termasuk rencana pembangunan pabrik kecap. Untuk mendukung produktivitas lahan, Kopmen Kana menggandeng tim ahli Universitas Gadjah Mada (UGM).

Jonathan menambahkan, pengembangan usaha Kopmen Kana juga mendapat kepercayaan dari mitra internasional asal Swiss yang melihat potensi besar koperasi sektor riil di Indonesia.

Sementara itu, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi Henra Saragih berharap kerja sama tersebut menjadi contoh pengembangan koperasi sektor riil di Indonesia.

“MoU ini diharapkan menjadi pemicu ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan sekaligus role model koperasi yang mampu menyejahterakan anggota dan masyarakat,” kata Henra.

Melalui kerja sama ini, Kopmen Kana dan Putra Harapan Jaya menargetkan terbentuknya ekosistem usaha yang meningkatkan nilai tambah komoditas, memperkuat posisi petani dalam rantai pasok, dan mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mendag Busan
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Mendag Busan Dorong CEO Perusahaan Manufaktur Optimalkan Ajang Bisnis Trade Expo Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak perusahaan manufaktur nasional untuk...

Menperin
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Realisasikan Program Prioritas, Kemenperin Minta Tambah Anggaran Rp1,59 Triliun

JAKARTA, Bisistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kemendag Terbitkan Tiga Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis

JAKARTA, Bisnistoday-  Kementerian Perdagangan menerbitkan tiga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang masing-masing...

Tristar Transindo
Ekonomi & Bisnis

Tren Akomodasi Baru, PT Tristar Transindo Siapkan One Stop Logistics

JAKARTA, Bisnistoday - PT Tristar Transindo terus memperkuat perannya sebagai perusahaan trucking...