www.bisnistoday.co.id
Selasa , 6 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Menteri ATR/Kepala BPN Berbagi Pengalaman dengan Delegasi ANT Kolombia
NASIONAL & POLITIK

Menteri ATR/Kepala BPN Berbagi Pengalaman dengan Delegasi ANT Kolombia

DELEGASI KOLOMBIA : Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil kedatangan delegasi dari the National Land Agency (ANT) Kolombia di Kantor Kementerian ATR/BPN, baru baru ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mampu mencapai bahkan melebihi target pendaftaran tanah pada setiap tahunnya. Sampai dengan tahun 2021, tercatat sejumlah 94,2 juta bidang tanah terdaftar dan 79,4 juta bidang tanah telah bersertipikat dari total sekitar 126 juta bidang tanah di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil kepada delegasi dari the National Land Agency (ANT) Kolombia saat berkunjung ke Kantor Kementerian ATR/BPN dalam rangka inisiasi kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Kolombia di bidang pertanahan dan tata ruang pada Senin (4/4).

“Sampai dengan 2017 kita menyertipikatkan 46 juta bidang tanah. Kita akan mempunyai 126 juta bidang tanah,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil saat menerima kunjungan delegasi the National Land Agency (ANT) Kolombia di Ruang Rapat Menteri, Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

Dalam kesempatan ini, ia juga memaparkan bahwa Kementerian ATR/BPN mengontrol sebanyak 1/3 dari total jumlah tanah di Indonesia. Sofyan A. Djalil menjelaskan, hal ini lantaran terdapat dua rezim pertanahan di Indonesia, di antaranya termasuk kawasan hutan yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan non kawasan hutan atau Areal Penggunaan Lain (APL) yang saat ini dikendalikan Kementerian ATR/BPN. 

“Sebuah kawasan yang diklasifikasikan non kawasan hutan, itu menjadi kewenangan kami untuk mengeluarkan sertipikat hak atas tanah,” terang Menteri ATR/Kepala BPN di hadapan jajaran ANT Kolombia yang hadir. 

Lebih lanjut Sofyan A. Djalil menjelaskan, selain terkait pertanahan, Kementerian ATR/BPN juga memiliki pekerjaan utama lainnya, yakni perencanaan tata ruang. “Urusan pertanahan dan tata ruang sangat berhubungan. Sejak 2015, di bawah pemerintahan periode pertama Presiden Joko Widodo, kementerian kami sekarang adalah urusan pertanahan dan tata ruang,” paparnya. 

Sementara, Direktur the National Land Agency (ANT) Kolombia, Myriam Martinez yang hadir dalam kesempatan ini mengatakan, negaranya memiliki persoalan yang kompleks terkait dengan pertanahan. Untuk itu, kunjungan ini menjadi sarana berbagi antara kedua belah pihak terkait masalah-masalah pertanahan dan tata ruang yang dihadapi./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kementerian ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Uunk Din Parunggi Naik Jadi Kepala Biro Humas ATR BPN

JAKARTA, Bisnistoday – Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP., mendapat amanah baru...

Kantah Kota Palangka Raya Perkuat Implementasi Kebijakan ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Jalankan Kebijakan ATR BPN Terukur

PALANGKA RAYA, BisnisToday – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Palangka Raya memperkuat koordinasi...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

Agrinas Palma Luncurkan Program Makan Bergizi dan Bantuan Pendidikan di Rokan Hulu

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melalui program Tanggung Jawab...

PT Asuransi BRI Life
HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Asuransi BRI Life Tbk, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada  masyarakat...