www.bisnistoday.co.id
Kamis , 17 September 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Menteri Basuki Percepat ‘Net Zero Water Supply Infrastructure Project’ di IKN
Ekonomi & Bisnis

Menteri Basuki Percepat ‘Net Zero Water Supply Infrastructure Project’ di IKN

Menteri PUPR
MENTERI PUPR, Basuki Hadimuljono di Bali./
Social Media

BALI, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri Pertemuan Bilateral dengan Deputi Menteri Kebijakan Manajemen Air, Kementerian Lingkungan Korea Selatan, Jae-Heyon Park, Minggu (19/5), di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Menteri Basuki berterima kasih kepada Pemerintah Korea atas dukungan dan kolaborasi antara Indonesia – Korea yang tengah berjalan saat ini.

“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan dari Pemerintah Korea. Saat ini, Kementerian PUPR telah membangun satu proyek SPAM berkapasitas 300 liter per detik di IKN. SPAM tersebut akan segera beroperasi pada Juli 2024. Namun, kami masih perlu dukungan Pemerintah Korea untuk mempercepat kolaborasi pembangunan SPAM lainnya di IKN tahun ini,” jelas Menteri Basuki.

Saat ini, Net Zero Water Supply Infrastructure Project di IKN Nusantara tersebut sedang dalam proses penyelesaian DED. Seperti yang tertuang dalam MOU yang akan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pemukiman Manusia dan Wakil Presiden Divisi Bisnis Global K-Water, proyek tersebut ditargetkan mulai dibangun pada 2024.

“Pemerintah Indonesia juga mengucapkan terima kasih atas proyek kerja sama lain yang sedang berjalan, yaitu Pilot Project of Smart Water Management di Denpasar, Bali yang ditargetkan selesai tahun 2025.  Dan juga Feasibility Study (FS) terhadap Sistem Smart Water Management (SWM) untuk Peningkatan Efisiensi Pasokan Air di Kota Semarang,” tambah Menteri Basuki.

Menteri Basuki juga berterimakasih kepada Pemerintah Korea atas dukungannya pada pelaksanaan World Water Forum ke-10 Tahun 2024 di Bali, Indonesia. Sebelumnya, Menteri Basuki juga turut menghadiri pelaksanaan World Water Forum ke-7 Tahun 2015 di Daegu, Korea.

“Saat ini, World Water Forum ke-10 diikuti oleh hampir 46.000 peserta dan delegasi. Berdasarkan data sejak tadi malam, sekitar 20.121 peserta telah mendaftar,” kata Menteri Basuki.

Deputi Jae-Heyon Park mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas pelaksanaan World Water Forum ke-10 Tahun 2024. Pemerintah Korea turut mengambil peran aktif dengan mengirimkan 60 delegasinya, dan menggelar Paviliun Korea pada pameran World Water Forum ke-10.

“Selamat kepada Pemerintah Indonesia telah menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10. Dengan banyaknya proyek kerja sama dalam bidang penyediaan air, Pemerintah Korea berharap dapat memperkuat dan memperluas area kerja sama dengan Pemerintah Indonesia,” kata Deputi Jae-Heyon./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

GSI 2026
Ekonomi & Bisnis

GSI Indonesia Pertemukan Pelaku Industri Elektronik Lokal dan Internasional

JAKARTA, Bisnistoday - Global Sources Indonesia (GSI) 2026 dirancang sebagai wahana pertemuan...

Kosmetik
Ekonomi & Bisnis

Naik Kelas, IKM Kosmetik Tembus Pasar Papua Nugini

JAKARTA, Bisnistoday - PT Follow Me Indonesia, IKM binaan Kemenperin, menembus pasar...

Pemeran F1 Asia
Ekonomi & Bisnis

Pameran Bahan Baku Makanan dan Minuman Terbesar di Indonesia, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia Edisi ke-30 Resmi Dibuka

JAKARTA, Bisnistoday  – Pertumbuhan industri makanan dan minuman menunjukkan kinerja positif, seiring...

Yili Indonesia
Ekonomi & Bisnis

YILI Tingkatkan Pertumbuhan Joyday melalui Inovasi Produk dan Kolaborasi Strategis dengan Distributor

JAKARTA, Bisnistoday - PT Yili Indonesia Dairy melalui Joyday terus memperkuat kolaborasi...