www.bisnistoday.co.id
Kamis , 23 April 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Menteri Dody Fokus Percepat Penyediaan Irigasi Untuk Swasembada Pangan
Ekonomi & Bisnis

Menteri Dody Fokus Percepat Penyediaan Irigasi Untuk Swasembada Pangan

Daerah Irigasi
MENTERI PU, Dody Hanggodo./
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau pembangunan Bendungan Multifungsi Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/1). Konstruksi Bendungan Jragung telah mencapai 80,2% dengan target selesai November 2025.

Dalam kunjungannya, Menteri Dody meminta kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sebagai penanggungjawab pembangunan Bendungan Jragung untuk memempercepat fungsional jaringan irigasi  yang bersumber dari Bendungan Jragung.

“Yang utama adalah support DI Jragung yang diharapkan dapat menyuplai air irigasi sehingga dapat 3 kali tanam, dan ada tambahan luas tanam 400 hektare,” kata Menteri Dody di Semarang, Rabu (1/1).

Menteri Dody mengatakan pada tahun 2025 Kementerian PU akan menyiapkan Daerah Irigasi (DI) baru yang bersumber dari Bendungan Jragung, sehingga pada awal tahun 2026 setelah proses impounding (penggenangan air) selesai Kementerian Pertanian sudah dapat cetak sawah .

“Bendungan ini kita sebut sebagai irigasi premium, jadi kalau ada bendungan, ada irigasinya kita bisa mengharapkan 3 kali tanam,” kata Menteri Dody.

Bendungan Jragung dengan kapasitas tampung 90 juta m3 dan luas genangan 451 hektare, utamanya untuk menyuplai air bagi daerah irigasi jragung seluas 4.528 hektare di Kabupaten Demak dan Grobogan. Selain itu, bendungan ini akan bermanfaat sebagai sumber air baku sebesar 1.000 liter yang terbagi untuk wilayah Kota Semarang sebesar 500 liter/detik, Kabupaten Grobogan 250 liter/detik, dan Kabupaten Demak 250 liter/detik.

Bendungan Jragung juga diproyeksikan sebagai infrastruktur pengendali banjir sebesar 880 hektare, potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebesar 90 MW dan PLTMH sebesar 1,4 MW.

Kontrak pembangunan Bendungan Jragung ditandatangani pada akhir 2020 dan mulai konstruksi pada pertengahan 2021 setelah proses penyiapan lahan. Anggaran pembangunan Bendungan Jragung bersumber dari APBN senilai Rp3 triliun dengan pelaksanaan pekerjaan yang terbagi menjadi 3 paket pekerjaan  yakni Paket I dikerjakan oleh penyedia jasa PT Waskita Karya, Paket II dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-PT BRP (KSO), dan Paket III dikerjakan PT Brantas Abipraya-PT Pelita Nusa Perkasa (KSO)./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Wamendag Roro
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Pelaku UMKM Perempuan Didorong Adaptasi Digital Lewat Kolaborasi Kemendag dan Platform E-Commerce

JAKARTA, Bisnistoday- Pemerintah mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya...

Paramount (dok:unsplash/boliviainteligente)
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Warner Bros dan Paramount Berencana Merger

JAKARTA, Bisnistoday – Dua perusahaan media raksasa di Amerika Serikat, Warner Bros...

Cenli Yani Direktur Didimax
Ekonomi & Bisnis

Peluang Emas Belajar Trading Forex Tanpa Biaya di Didimax untuk Literasi Keuangan yang Lebih Baik

JAKARTA, Bisnistoday,- Langkah besar diambil oleh Didimax dalam memperkuat fondasi literasi keuangan...

Utang Negara
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Bayang-Bayang “Debt Wall” 2026: Ujian Berat Fiskal Indonesia Saat Gejolak Global

JAKARTA, Bisnistoday - Indonesia menghadapi tantangan fiskal yang tidak ringan menjelang tahun...