SURABAYA, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo siapkan anggaran perbaikan irigasi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.Saat ini lebih dari setengah aset irigasi di Indonesia dalam kondisi rusak, sementara alokasi anggaran untuk operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi masih rendah, yakni hanya 37,9% dari jumlah kebutuhan.
“Kementerian PU berharap, sinergi antara Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah melalui Musrenbang ini dapat mempercepat terwujudnya swasembada pangan dan program-program prioritas lainnya di Provinsi Jawa Timur,” ungkap Menteri PU, Dody Hanggodo di Surabaya, Selasa (29/4).
Diketahui, Menteri PU menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur 2025–2030 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 yang diselenggarakan di Surabaya.
Dalam mendukung swasembada pangan di Jawa Timur, Kementerian PU telah menyelesaikan pembangunan 8 (delapan) bendungan yang mampu mengairi 34.688 hektare lahan sawah.
Penyediaan Bendungan
Diantaranya, Bendungan Tukul, Bendungan Tugu, Bendungan Bendo, Bendungan Semantok, Bendungan Gongseng, Bendungan Nipah, dan Bendungan Bajulmati yang sudah selesai. Serta Bendungan Bagong yang saat ini masih on going dan ditargetkan selesai pada 2026. Selain itu, Kementerian PU juga terus berupaya meningkatkan jaringan irigasi di 8 (delalan) Daerah Irigasi (DI) dengan hasil rehabilitasi seluas 14.908 hektare.
“Pemilihan DI dilakukan secara selektif berdasarkan skala prioritas dengan mempertimbangkan kriteria seperti DI telah didukung dengan adanya bendungan, dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan memiliki readiness criteria seperti kesiapan lahan, dokumen perencanaan, izin lingkungan, dan lain-lain,” jelas Menteri Dody./







































