JAKARTA, Bisnistoday – Diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak konsolidasi. Belum muncul stimulus yang kuat untuk mendongkrak pasar.
“Pada perdagangan Selasa (8/10), IHSG berpeluang bergerak konsolidasi, dengan rentang perdagangan di level 7459 hingga 7536. Support di level 7400,” dalam keterangan riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia, pada Selasa (8/10).
IHSG, pada perdagangan kemarin, ditutup menguat +0,11%. Sektor bahan baku, energi dan teknologi menjadi penggerak indeks dengan saham-saham seperti BRMS, TPIA, ADRO, dan BUKA. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih senilai Rp 836 triliun dengan porsi net sell terbesar pada saham-saham perbankan seperti BBRI, BMRI dan BBCA.
Sementara, Pasar saham Amerika Serikat turun pada hari Senin karena laporan pekerjaan yang kuat pada hari Jumat mengurangi ekspektasi terhadap perkembangan penurunan suku bunga. Sedangkan, harga minyak mentah bergerak menguat seiring masih tingginya ketegangan global. S&P 500 turun -0,96%, Nasdaq turun -1,18%, dan Dow turun -0,94%.
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan bahwa kemungkinan peletakan batu pertama (groundbreaking) ke-9 proyek IKN akan berlangsung bulan ini. Sebelumnya, groundbreaking ke-8 digelar pada 25 September. Basuki Hadimuljono, Plt Kepala OIKN, menyatakan bahwa investasi swasta yang telah masuk hingga groundbreaking ke-8 mencapai IDR 58,4 triliun.
Rekomendasi saham :
ASRI, buy on weakness, Support : 204, Resistance : 216 dengan target price : 250 (+17.92%) serta Cut loss : 186.
JPFA, trading buy, Support : 1435, Resistance : 1480, Target price : 1585 (+7.82%) serta Cut loss : 1410.
ICBP, buy on weakness, Support : 11.825, Resistance : 12.125, Target price : 12550 (+4.58%) serta Cut loss : 11600.//









































