www.bisnistoday.co.id
Rabu , 9 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Nilai Ekonomi Tanah Kota Semarang Meningkat
Nasional

Nilai Ekonomi Tanah Kota Semarang Meningkat

MENTERI ATR/BPN, Hadi Tjahjanto saat penyerahan sertipikat tanah di Kota Semarang./
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Kota Semarang dinyatakan menjadi calon Kota Lengkap oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto. Kota tersebut sudah berhasil merealisasikan pendaftaran tanah hingga 99% dari total target 688.918 bidang, yakni sebanyak 681.683 bidang tanah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri ATR/Kepala BPN dalam kunjungan kerjanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (2/11). Usai menyerahkan sertipikat tanah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat di Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, ia menyebut dampak pendaftaran tanah di Kota Semarang ialah pertambahan nilai ekonomi yang mencapai belasan triliun.

“Sebelum akhir tahun, Kota Semarang segera kita deklarasikan menjadi Kota Lengkap. Dampak dari pendaftaran tanah yang sudah 99% ini terjadi pertambahan nilai ekonomi Kota Semarang mencapai Rp16 triliun,” ungkap Menteri ATR/Kepala BPN di lokasi penyerahan sertipikat.

Dalam penyerahan sertipikat tanah ini, Menteri ATR/Kepala BPN juga berdialog dengan masyarakat guna memastikan pendaftaran tanah berjalan dengan baik tanpa adanya pungutan liar. Menurutnya, selain tidak terbebani dengan biaya pendaftaran tanah, masyarakat setempat juga mendapat keringanan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 40%.

“Kita lihat masyarakat sangat bersyukur dan gembira setelah mendapatkan sertipikat program PTSL. Saya berterima kasih kepada Ibu Wali Kota karena proaktif untuk membantu menyelesaikan program sertipikasi ini. BPHTB juga diringankan, masyarakat hanya perlu membayar pajak 40%. Saya berharap seluruh wilayah kabupaten/kota itu bisa membebaskan atau meringankan BPHTB,” ujar Hadi Tjahjanto.

Adapun sertipikat yang diserahkan pada hari ini terdiri dari dua sertipikat tanah wakaf yang diserahkan kepada Pengurus Wilayah Muhammadiyah dengan peruntukan Musholla Ar-Ridwan dan delapan Sertipikat Hak Milik yang diserahkan kepada masyarakat dengan peruntukan rumah tinggal, di Kelurahan Jatingaleh, Kota Semarang.

Kelurahan Jatingaleh sendiri telah mendaftarkan 530 bidang tanah dan 386 tanah di antaranya sudah bersertipikat. Lurah Jatingaleh, Harkat dalam kesempatan ini menceritakan proses sertipikasi tanah warganya yang dilakukan dengan sinergi dan kolaborasi antara Kantor Pertanahan Kota Semarang dengan pemerintah daerah hingga tingkat kelurahan.

“Kami sangat mendukung sekali program PTSL ini bahkan hampir rutin kami selalu mengadakan rapat koordinasi, baik dengan panitia tingkat kelurahan, tingkat RW, maupun koordinasi dengan BPN Kota Semarang. Sehingga, pelaksanaan ini dapat berjalan dengan lancar karena aktifnya kami berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” tutur Harkat.

Dalam kegiatan ini, Menteri ATR/Kepala BPN didampingi oleh Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Yulia Jaya Nirmawati; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Dwi Purnama; dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang, Sigit Rachmawan Adhi. Turut hadir Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Camat Candisari, Eka Kriswati; serta Forkopimda setempat.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

BGN Hentikan Operasional Ribuan Dapur MBG Karena Tak Penuhi Standar Kualitas

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja mengambil langkah tegas dengan...

Bandara Wunopito
Nasional

Bandara Wunopito NTT Ditutup Dampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

TANGERANG, Bisnistoday - AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM terkait penutupan sementara Bandara Wunopito,...

DIrut KAI
Nasional

KAI, Gojek, dan Pemkot Bogor Bangun Ekosistem Transportasi Terintegrasi di Kota Bogor

BOGOR, Bisnistoday - PT Kereta Api Indonesia (Persero), Gojek dan GoPay, serta...

Bandara Soeta
Nasional

Menhub Dudy: Penutupan Bandara Terdampak Abu Vulkanik Diperpanjang Hingga Pukul 23.59 WIB

TANGERANG, Bisnistoday - Penutupan operasional tujuh bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak...