www.bisnistoday.co.id
Kamis , 23 April 2026
Home EKONOMI Energi NPU Pertamina Hulu Mahakam Terapkan Inovasi Baru
Energi

NPU Pertamina Hulu Mahakam Terapkan Inovasi Baru

PETUGAS berada di ruang kontrol Produksi migas PT PHM./
Social Media

KUTAI KERTANEGARA, Bisnistoday- PT Pertamina Hulu Energi melalui PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melakukan inovasi guna menjaga keberlangsungan penyediaan energi untuk Indonesia.Kali ini melalui lapangan North Processing Unit (NPU) yang beroperasi sejak tahun 1998 yang berada di area rawa /swamp dan didisain awal sebagai lapangan pengolah gas.

“Lapangan NPU mengolah gas yang keluar dari sumur-sumur yang ada di area NPU, juga mengelola kiriman gas dari area Tunu dan lapangan Sisi Nubi”, ujar Andi Suhendra – Field Manager NPU, Rabu (8/11).

Selain itu, keunikan beroperasi di area swamp, itu kami memiliki Gathering Terminal Satelite (GTS) yang berfungsi untuk menjadi pengumpul gas dari sumur-sumur yang tersebar untuk selanjutnya dikirimkan lebih lanjut ke proses selanjutnya.

Di NPU inilah dilakukan pemisahan antara gas dan minyak. Untuk gas akan dialirkan ke bontang untuk diproses lebih lanjut oleh Badak NGL dengan jarak kurang lebih 40KM, dan minyak dialirkan menuju Senipah untuk diproses lebih lanjut.

“Dalam perjalanannya sumur – sumur yang dioperasikan di lapangan NPU turut menghasilkan minyak, hal ini menjadi tantangan karena keseluruhan disain awal hanya untuk gas, dan bila tidak dilakukan improvement akan menyebabkan emulsi minyak dan menyebabkan permasalahan”, tambah Andi.

Saat ini produksi minyak dari Lapangan NPU mencapai 4000 Barel Minyak Per Hari (BOPD) dan gas mencapai 60 Juta Kaki Kubik Gas Per Hari (MMSCFD).

Maka dari itu, lanjut Andi, tim NPU melakukan inovasi yang bertujuan untuk dapat menghilangkan emulsi yang dihasilkan dari produksi minyak sehingga minyak dan air dapat berpisah yaitu dengan metoda Capability for Unlocking Emulsion Oil (Capucino).”Prinsip sederhananya adalah bila terjadi emulsi maka harus diberikan demulsifier”, jelasnya.

Dari inovasi tersebut, kami berhasil memisahkan emulsi dalam liquid yang semula dikisaran 30-80% berhasil turun hingga tersisa 5% dan berhasil meng-unlock potensi produksi senilai 1.5 Trilliun rupiah.

“Dalam beroperasi, kami senantiasa mendorong terus inovasi untuk dapat menemukan terobosan positif yang dapat mendukung ketersediaan minyak dan gas bumi. Kami senantiasa berkomitmen untuk bisa menyediakan energi dari Kalimantan untuk Indonesia”, papar Andi./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Polusi Udara (Ilustrasi/unsplash/ella iunescu)
EKONOMIEnergi

Pembangkit Listrik Tenaga Kayu Berdampak Lebih Buruk bagi Iklim

JAKARTA, Bisnistoday – Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa pembakaran kayu untuk pembangkit...

PTPN III Dorong Ketahanan pangan dan Energi. (dok PTPN)
EKONOMIEnergi

PTPN III Berkomitmen Dorong Ketahanan Pangan dan Energi

JAKARTA, Bisnistoday – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus memperkuat perannya dalam...

SKK Migas
Energi

Forum IPA 2026 Akan Berbicara Tentang Ketahanan Energi Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Pameran dan konvensi tahunan Indonesia Petroleum Association (IPA) ke-50...

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
EnergiGLOBALKawasan Global

AS Langgar Kesepakatan, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

JAKARTA, Bisnistoday – Situasi politik di Selat Hormuz masih keruh. Garda Revolusi...