www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 10 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Tunggu Hasil Rilis Notulen Rapat The Fed, Rupiah Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

Pasar Tunggu Hasil Rilis Notulen Rapat The Fed, Rupiah Menguat

rupiah menguat
Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (29/07) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (4/01) ditutup menguat 18 poin ke posisi Rp15.583 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp15.601 per dolar AS.

Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya menyebutkan, pelaku pasar bersikap hati-hati menantikan hasil notutel rapat bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) pada malam hari nanti.

Pelaku pasar mengkhawatirkan sikap agresif The Fed setelah pada tahun lalu menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps) sebanyak empat kali berturut-turut dan diikuti kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 bps pada Desember lalu.

Baca juga: Menjelang Ganti Tahun Rupiah Menguat

Kenaikan suku bunga yang terus berlanjut dapat memicu pelemahan roda ekonomi, disebabkan naiknya minat menabung dari pelaku pasar. Jika notulen rapat The Fed pada dini hari nanti masih mengindikasikan kenaikan suku bunga lebih jauh, nilai dolar akan terus naik.

Pembuat kebijakan The Fed diperkirakan mungkin akan cenderung menunjukkan sikap hawkish. Ekspektasi tersebut didasari oleh pasar tenaga kerja AS yang ketat dapat membuat inflasi semakin membandel ke depannya.

Meningkatnya permintaan tenaga kerja akan dikompensasi oleh pertumbuhan upah yang lebih tinggi dapat mendorong inflasi meningkat.

Di sisi lain, ada peringatan terbaru dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang mengatakan bahwa pada 2023 tiga pusat pertumbuhan utama dunia yaitu AS, Eropa, dan China, semuanya akan mengalami aktivitas yang melambat.

Selain itu pasar juga mencemaskan memburuknya kasus Covid-19 di China yang diperkirakan dapat menunda pembukaan kembali ekonomi yang lebih luas.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp15.613 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.580 per dolar AS hingga Rp15.631 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp15.615 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.590 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...