www.bisnistoday.co.id
Kamis , 2 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Pelaku Pasar Optimistis BI Akan Pertahankan Suku Bunga Acuan, IHSG Kembali Menguat
BURSA & KORPORASI

Pelaku Pasar Optimistis BI Akan Pertahankan Suku Bunga Acuan, IHSG Kembali Menguat

IHSG MENGUAT: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (3/8) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/11) kembali ditutup menguat di tengah pelemahan bursa regional Asia. Pelaku pasar tampaknya optimistis terhadap kebijakan Bank Indonesia yang akan mempertahankan suku bunga acuannya

Pada perdagangan kali ini, IHSG ditutup menguat 24,6 poin ke posisi 6.675,8. Sementara indeks LQ45 naik 5,29 poin ke posisi 953,4.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya menyebutkan, penguatan IHSG karena pelaku pasar masih berkeyakinan BI akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 3,5 persen meskipun bank sentral memiliki ruang untuk menaikkannya.

Di saat IHSG menguat, bursa regional Asia mayoritas melemah. Pelaku pasar tampaknya fokus terhadap efek membaiknya data penjualan ritel Oktober Amerika Serikat yang kuat.

Retail Sales Advance secara bulanan naik dari sebelumnya 0,8 persen menjadi 1,7 persen, yang menunjukkan solidnya daya beli konsumen sehingga akan menopang kinerja perusahaan.

Kendati demikian, pelaku pasar mewaspadai kenaikan tersebut bisa mendorong kenaikan inflasi yang bisa saja mempengaruhi kebijakan moneter The Fed terkait dengan suku bunga acuannya.

Dibuka menguat, IHSG terus berada di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dimana sektor perindustrian naik paling tinggi yaitu 1,52 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor energi masing-masing 1,41 persen dan 0,84 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dimana sektor barang konsumen primer turun paling dalam yaitu minus 0,45 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen non primer masing-masing minus 0,44 persen dan minus 0,25 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” sebesar Rp824,98 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.374.078 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,45 miliar lembar saham senilai Rp14,98 triliun. Sebanyak 241 saham naik, 281 saham menurun, dan 145 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 119,79 poin atau 0,4 persen ke 29.688,33, indeks Hang Seng turun 63,7 poin atau 0,25 persen ke 25.650,08, dan indeks Straits Times terkoreksi 8,63 atau 0,27 persen ke 3.230,17.

Rupiah Kembali Melemah

Di pasar uang, kur) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta kembali melemah dipicu kenaikan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah Amerika Serikat.

Rupiah sore ini ditutup melemah 24 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp14.244 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.220 per dolar AS.

“Yield menguat setelah data penjualan ritel AS menunjukkan kenaikan 1,7 persen pada bulan Oktober dibandingkan bulan sebelumnya, melebihi ekspektasi 1,2 persen dan data bulan sebelumnya yang mencatat kenaikan 0,8 persen,” kata pengamat pasar uang, Ariston Tjendra seperti dikutif Antara.

Menurut Ariston, kenaikan penjualan ritel tersebut mendukung kenaikan inflasi yang disebabkan tingginya konsumsi. Skenario percepatan kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral AS The Fed pun terbuka.

“Yield tenor 10 tahun bergerak naik ke kisaran 1,64 persen dan mendorong penguatan dolar AS,” ujar Ariston.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp14.259 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.211 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...

GEDUNG BEI
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Masih Selektif, Tren “Bearish” Masih Menyelimuti IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan pasar saham diperkirakan masih berlanjut pasca rebalancing MSCI...

eBay (dok: usplash/appshunter-io)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisKorporasiOtomotif & Tekno

GameStop Akuisisi eBay Senilai Rp975 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday -GameStop, salah satu perusahaan ritel pengecer video game asal Amerika...