www.bisnistoday.co.id
Rabu , 12 Agustus 2026
Home GLOBAL Penguatan WTO di Tengah Ketidakpastian Global
GLOBALKawasan Global

Penguatan WTO di Tengah Ketidakpastian Global

import
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan, reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan global. Salah satunya, krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. 

Hal ini disampaikan Mendag saat Informal WTO Ministerial Gathering (Pertemuan Informal Tingkat Menteri WTO) secara virtual pada Jumat (29/1). Pertemuan diikuti 29 negara anggota dengan agenda untuk membahas peran WTO menghadapi tantangan global di tengah pandemi dalam pemulihan ekonomi dan prioritas persiapan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) WTO ke-12. 

“Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi stabilitas ekonomi global dan menjadi perhatian seluruh anggota WTO. Untuk itu, reformasi WTO diperlukan untuk mendukung peran strategis WTO dalam menghadapi tantangan global, khususnya krisis yang disebabkan pandemi,” kata Mendag. 

Dalam pertemuan ini, mayoritas perwakilan pemerintah negara menyampaikan komitmen menjaga kredibilitas sistem perdagangan multilateral dan juga mendesak beberapa hal yang harus diselesaikan saat ini. Di antaranya penunjukan Direktur Jenderal WTO yang baru dan anggota Badan Tingkat Banding guna memulihkan kembali fungsi sistem penyelesaian sengketa di WTO. 

“Dalam mengembalikan kepemimpinan di WTO, sangatlah penting untuk menyelesaikan penunjukan Dirjen WTO yang baru, serta mengembalikan kepercayaan global pada sistem perdagangan multilateral melalui penunjukan anggota pada Badan Tingkat Banding WTO,” jelas Mendag. 

Baca juga : Mahendra Tuding Label “Palm Oil Free” Menyesatkan

Pertemuan ini juga menyoroti relevansi perdagangan dan peran WTO dalam mengatasi pandemi dan mendorong pemulihan. Mayoritas perwakilan pemerintah negara menekankan pentingnya kepastian akses yang adil dan terjangkau untuk barang-barang medis, termasuk vaksin, serta langkah-langkah untuk memfasilitasi perdagangan, kekayaan intelektual, dan transparansi. 

“Kita harus memberikan dukungan terhadap proposal anggota WTO untuk pencegahan, penanganan, dan pengobatan Covid-19. Seperti usulan pengabaian ketentuan tertentu dari Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPs) Agreement. Apabila diperlukan, kita mengupayakan kesepakatan tingkat Menteri agar tindakan-tindakan tersebut bersifat sementara, mempunyai target, dan proposional sehingga tidak disengketakan di WTO di kemudian hari,” terang Mendag. 

Bahas Subsidi Perikanan

Hal lain yang dibahas adalah perundingan mengenai subsidi perikanan yang seharusnya selesai pada 2020. Hal ini mendapat perhatian serius dari seluruh perwakilan negara yang ikut pada pertemuan. Pada perundingan ini seluruh perwakilan pemerintah menyetujui untuk meningkatkan upaya menemukan solusi yang dapat diterima bersama dan konsisten dengan semua elemen mandat negosiasi. 

“Upaya mempersempit perbedaan pandangan dalam perundingan adalah fokus pada subsidi yang merugikan dan memberikan perhatian pada Special and Differential Treatment yang efektif bagi negara berkembang dan negara kurang berkembang,” ungkap Mendag. 

Di samping itu, pertemuan kali ini juga membahas kemungkinan rencana pelaksanaan KTM WTO ke-12 yang akan dilaksanakan pada akhir 2021. Mayoritas perwakilan negara juga menyampaikan isu prioritas lain untuk dibahas secara serius pada KTM WTO ke-12, yaitu isu kebijakan perdagangan pertanian dan isu-isu baru, seperti peraturan jasa domestik, niaga elektronik, fasilitasi investasi, lingkungan yang berkelanjutan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pemberdayaan ekonomi wanita.// 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Warga berjalan melewati reruntuhan bangunan yang ambruk setelah gempa bumi di Cali, Kolombia, 10 Agustus 2026. Foto: Ernesto Guzmán Jr/EPA
Kawasan Global

Ratusan Tewas, Ribuan Bangunan Ambruk Akibat Gempa di Kolombia

JAKARTA, Bisnistoday ; Jumlah korban tewas akibat gempa yang terjadi di Kolombia,...

Warga berjalan melewati reruntuhan bangunan yang ambruk setelah gempa bumi di Cali, Kolombia, 10 Agustus 2026. Foto: Ernesto Guzmán Jr/EPA
Kawasan Global

Sedikitnya 20 Orang Tewas Akibat Gempa di Kolombia

JAKARTA, Bisnistoday - Setidaknya 20 orang tewas akibat gempa bumi berkuatan 7,4...

Wamenperin
Kawasan Global

Forum BRICS TMM : Wamenperin Sampaikan Pentingnya Kolaborasi Industri Internasional Ditengah Disrupsi Teknologi

JAKARTA, Bisnistoday - Ketahanan industri global kini tidak lagi ditentukan semata oleh...

Politikus Partai Demokrat Abdul El-Sayed (Dok:Reuters)
GLOBAL

Kemenangan El-Sayed Permalukan Kubu Pro-Israel

JAKARTA, Bisnistoday – Kemenangan Abdul El-Sayed di Michigan dalam pemilihan pendahuluan Partai...