www.bisnistoday.co.id
Kamis , 23 April 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Penurunan Baliho, Ganjar Minta Aparat Jangan Berlebihan
Politik & Keamanan

Penurunan Baliho, Ganjar Minta Aparat Jangan Berlebihan

PASANGAN CAPRES CAWAPRES, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, di Jakarta./ant/
Social Media

DENPASAR, Bisnistoday-Kader PDI Perjuangan yang sekaligus sebagai bakal calon presiden Ganjar Pranowo mengaku bingung hingga bertanya-tanya tentang perilaku aparat Pemda Bali perihal penurunan atribut partai politik yang didominasi baliho dan bendera dirinya dan PDI Perjuangan saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (31/10).

“Oh iya saya juga bertanya-tanya kenapa dicopot, memang kalau ada yang melanggar sih silakan dicopot, tapi kalau tidak melanggar ya sebaiknya tidak perlu berlebihan,” kata dia usai membuka Musyawarah Kerja Nasional Persada di Denpasar, Rabu.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengatakan sudah mengetahui kejadian tersebut bahkan sudah berkoordinasi dengan DPD PDI Perjuangan di Bali, di mana lengkapnya penurunan atribut partai politik itu diturunkan Satpol PP Bali sekitar satu jam sebelum Presiden Jokowi tiba di lokasi acara.

Adapun lokasi kunjungan Jokowi kemarin adalah di SMKN 3 Sukawati, Pasar Bulan, dan Balai Budaya Batubulan. Selain Gianyar, Jokowi juga menyempatkan santap siang di kawasan Renon, Denpasar.

“Tapi saya senang karena saya sudah komunikasi dengan Pak Wayan Koster kemarin, artinya ada penjelasan terus kemudian (alat peraga sosialisasi) dipasang lagi,” ujar Ganjar.

Tak ingin banyak berspekulasi, Ganjar Pranowo mengungkapkan keinginannya yaitu agar seluruh elemen mendorong pemilihan presiden berjalan baik, termasuk menjamin aparatur bekerja secara netral.

Untuk diketahui, sebelumnya Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya sempat mengklarifikasi video dan kabar yang ramai beredar di media sosial yang mempertontonkan aparat saat menurunkan alat peraga sosialisasi dalam hal ini bendera PDI Perjuangan dan baliho Ganjar Pranowo-Mahfud Md di lokasi kunjungan Jokowi.

Sang Made menyebut itu dilakukan sesuai standar pengamanan presiden dan demi menjaga estetika tanpa niat lain, namun tak dapat dipungkiri atribut partai politik tersebut banyak tersebar bahkan hampir setiap jarak satu meter.

“Yang dilakukan adalah menggeser sementara alat sosialisasi tersebut berupa baliho agar estetika terjaga dan setelah selesai kegiatan, alat sosialisasi baliho tersebut sudah terpasang kembali,” kata Sang Made. (huda)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Kemenko Polkam
Politik & Keamanan

Kemenko Polkam Dorong Terobosan Hukum Tangani WNI Eks Operator Online Scam

BOGOR , Bisnistoday– Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melaksanakan...

PELANTIKAN KABINET
Politik & Keamanan

Hasil Survei Poltracking Menyatakan Publik Puas Terhadap Kinerja Pemerintah

JAKARTA, Bisnistoday - Hasil survei Poltracking Indonesia mayoritas publik menyatakan puas terhadap...

Politik & Keamanan

Megawati Soekarnoputri Terima Dubes Qatar, Perkenalkan Putranya M.Prananda Prabowo

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI...

Poltracking
Politik & Keamanan

Poltracking Ungkap Kepuasaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Merata di Seluruh Wilayah

JAKARTA, Bisnistoday - Berdasarakan hasil survei Poltracking Indonesia  mayoritas publik menyatakan puas...