www.bisnistoday.co.id
Selasa , 25 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Penurunan Baliho, Ganjar Minta Aparat Jangan Berlebihan
Politik & Keamanan

Penurunan Baliho, Ganjar Minta Aparat Jangan Berlebihan

PASANGAN CAPRES CAWAPRES, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, di Jakarta./ant/
Social Media

DENPASAR, Bisnistoday-Kader PDI Perjuangan yang sekaligus sebagai bakal calon presiden Ganjar Pranowo mengaku bingung hingga bertanya-tanya tentang perilaku aparat Pemda Bali perihal penurunan atribut partai politik yang didominasi baliho dan bendera dirinya dan PDI Perjuangan saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (31/10).

“Oh iya saya juga bertanya-tanya kenapa dicopot, memang kalau ada yang melanggar sih silakan dicopot, tapi kalau tidak melanggar ya sebaiknya tidak perlu berlebihan,” kata dia usai membuka Musyawarah Kerja Nasional Persada di Denpasar, Rabu.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengatakan sudah mengetahui kejadian tersebut bahkan sudah berkoordinasi dengan DPD PDI Perjuangan di Bali, di mana lengkapnya penurunan atribut partai politik itu diturunkan Satpol PP Bali sekitar satu jam sebelum Presiden Jokowi tiba di lokasi acara.

Adapun lokasi kunjungan Jokowi kemarin adalah di SMKN 3 Sukawati, Pasar Bulan, dan Balai Budaya Batubulan. Selain Gianyar, Jokowi juga menyempatkan santap siang di kawasan Renon, Denpasar.

“Tapi saya senang karena saya sudah komunikasi dengan Pak Wayan Koster kemarin, artinya ada penjelasan terus kemudian (alat peraga sosialisasi) dipasang lagi,” ujar Ganjar.

Tak ingin banyak berspekulasi, Ganjar Pranowo mengungkapkan keinginannya yaitu agar seluruh elemen mendorong pemilihan presiden berjalan baik, termasuk menjamin aparatur bekerja secara netral.

Untuk diketahui, sebelumnya Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya sempat mengklarifikasi video dan kabar yang ramai beredar di media sosial yang mempertontonkan aparat saat menurunkan alat peraga sosialisasi dalam hal ini bendera PDI Perjuangan dan baliho Ganjar Pranowo-Mahfud Md di lokasi kunjungan Jokowi.

Sang Made menyebut itu dilakukan sesuai standar pengamanan presiden dan demi menjaga estetika tanpa niat lain, namun tak dapat dipungkiri atribut partai politik tersebut banyak tersebar bahkan hampir setiap jarak satu meter.

“Yang dilakukan adalah menggeser sementara alat sosialisasi tersebut berupa baliho agar estetika terjaga dan setelah selesai kegiatan, alat sosialisasi baliho tersebut sudah terpasang kembali,” kata Sang Made. (huda)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Waketum Gelora
Politik & Keamanan

Fahri Hamzah Soroti Pentingnya Seni Mengelola Negara dan Kepemimpinan Lintas Generasi di Era AI

JAKARTA, Bisnistoday - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman sekaligus Wakil Ketua...

Politik & Keamanan

Pesan Prabowo kepada Petugas HUT ke-81 RI: Terus Bawa Semangat Merah Putih

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada...

AKSI demo BEM UI
Politik & Keamanan

BEM UI Gelar Aksi Demontrasi Membawakan Delapan Tuntutan

JAKARTA, Bisnistoday - Ratusan mahasiswa berjaket kuning, yang tergabung dalam Badan Eksekutif...

Sekjen Gelora
Politik & Keamanan

Mahfuz Sidik: Pakta Makkah Berpotensi Jadi Poros Baru Negara Muslim

JAKARTA, Bisnistoday - Aliansi pertahanan Pakta Makkah yang ditandatangani oleh Saudi Arabia,...